Nyambi jadi Pengedar Sabu, Seorang Sopir Sawit Diringkus Polisi di Pasaman Barat

Nyambi jadi Pengedar Sabu Seorang Sopir Sawit Diringkus Polisi di Pasaman Barat Barang bukti yang berhasil jajaran Satresnarkoba Polres Pasaman Barat dari Tersangka, Senin (22/6/2020)(Foto: dok.humas)

Covesia.com - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat berhasil meringkus seorang sopir sawit di Ujung Gading, Pasbar terkait tindak pidana peredaran Narkotika Golongan I jenis Sabu-sabu.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Sugeng Hariadi, S.IK, MH melalui Wakapolres, Kompol Abdus Syukur mengatakan tersangka diketahui berinisial RR (33) warga Nagari Ujung Gading, Pasbar yang sehari-hari bekerja sebagai sopir sawit.

"Tersangka diringkus terkait kasus tindak pidana peredaran Narkotika golongan I jenis Sabu-sabu. Tersangka diamankan di rumahnya di Jalan Flores, Jorong Kuamang, Nagari Ujung Gading sekitar pukul 06.45 WIB, Sabtu (20/6/2020) lalu," terang Wakapolres, Kompol Abdus Syukur didampingi Kasat Narkoba Iptu Eri Yanto dan Kasubag Humas, AKP Defrizal saat konferensi pers di Simpang Empat, Senin (22/6/2020).

Dari tangan tersangka kata dia turut diamankan Barang Bukti (BB) berupa Sabu-sabu sekitar 75 Gram.

"Ada 15 paket kita dapatkan. Satu paket kecil dalam bungkus rokok, yang kedua 15 paket sedang dalam kotak jam dengan berat sabu sekitar 75 gram," katanya.

Penangkapan itu kata dia langsung dipimpin oleh Kasat Narkoba Polres Pasbar, Iptu Eri Yanto dan pelaku tidak melakukan perlawanan karena dalam kondisi istirahat.

"Dia diduga sebagai pengedar dan sudah lama membuat resah masyarakat. Hal ini dilihat dari laporan masyarakat yang diterima dan kemudian kita tindaklanjuti," jelas Kompol Abdus Syukur.

Pelaku kata dia mengakui barang haram itu milik temannya di Bukittinggi berinisial TM dan sedang dalam penyelidikan oleh Opsnal Polres Bukittinggi.

"Pelaku ini mengaku menjemput langsung ke Bukittinggi dari inisial TM dan mendapat imbalan senilai Rp5 juta setelah mengedarkan di Nagari Ujung Gading," ujarnya.

Atas perbuatanya, pelaku kini diamankan di Mapolres Pasaman Barat. Adapun barang bukti yakni selain 75 gram sabu yang telah dikemas sebanyak 15 paket sedang, berikut satu paket kecil yang dimasukkan dalam kotak rokok.

"Selain itu diamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha NMAX bernopol BK 3390 HAM beserta STNK, satu buah kaca pirek dan satu unit handphone," katanya.

Sementara terhadap tersangka melanggar pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 115 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) undang - undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp20 Miliar.

(hri/nod)

Berita Terkait

Baca Juga