Polisi Gelar 20 Adegan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Pramusaji di Bukittinggi

Polisi Gelar 20 Adegan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Pramusaji di Bukittinggi Tersangka AF (21) saat melakukan adegan rekonstruksi di Mako Polres Bukittinggi, Senin (22/6/2020)(Foto: Covesia/ Debi)

Covesia.com - Polres Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) melalui satuan reserse dan kriminal menggelar adegan rekonstruksi kasus pembunuhan pramusaji di Mako Polres Bukittinggi, Senin (22/6/2020).

Adegan rekonstruksi yang berlangsung selama 15 menit tersebut memperagakan 20 adegan pembunuhan yang dilakukan tersangka AF (21) terhadap korban AN (25) yang terjadi pada 30 Maret 2020 lalu di Gulai Bancah Bukittinggi.

Kasat reskrim Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri Nasution mengungkapkan, kasus pembunuhan dengan motif sakit hati ini telah dilimpahkan ke kejaksaan negeri.

"Tersangka telah memendam sakit hati kepada korban setahun belakangan sehingga mereka berdua memutuskan untuk menyelesaikan permasalahan itu diluar jam kerjanya," ungkapnya.

Ia mengatakan tersangka memperagakan 20 adegan rekonstruksi dari awal tersangka mengajak korban hingga melakukan pemukulan kepada korban sebanyak dua kali dibagian kepala korban dengan menggunakan parang hingga akhirnya korban tewas di lokasi kejadian.

"Pada adegan satu sampai empat dilakukan reka ulang untuk memastikan awal dari perkelahian yang dilakukan tersangka dan korban hingga berujung kematian," katanya.

Melihat korban yang sudah tertelungkup dan bersimbah darah di lokasi, sambung Chairul Amri, tersangka membuang parangnya yang tak jauh dari lokasi dan tersangka juga duduk di lokasi menunggu hari gelap untuk pergi dari lokasi.

Polisi berhasil menangkap tersangka sebelum tersangka melakukan perjalanan pulang ke kampung halamannya di Medan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 338 dan 340 KUHP dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara.

(deb)


Berita Terkait

Baca Juga