Sekolah Keluarga, Antarkan Bukittinggi Raih Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2020

Sekolah Keluarga Antarkan Bukittinggi Raih Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2020 Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias dan Ketua TP-PKK Bukittinggi, Yessi Ramlan saat menerima penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2020

Covesia.com - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumbar berhasil masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dalam kompetisi inovasi pelayanan publik tahun 2020 yang digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan-RB RI).

Keberhasilan Bukittinggi meraih Top 99 tersebut diumumkan melalui surat pengumuman No : B/153/PP.00.05/2020 tanggal 18 Juni 2020 tentang Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dan 15 Finalis Kelompok Khusus Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemda, BUMN dan BUMD tahun 2020.

Dalam surat tersebut juga disampaikan jika tidak ada keberatan yang disampaikan atas inovasi pelayanan publik terpilih sampai batas waktu yang ditentukan, akan dilakukan penetapan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dan 15 Finalis Kelompok khusus KIPP 2020 dengan Keputusan Menteri PANRB.

Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2020 yang mengusung tema “Transfer Pengetahuan untuk Percepatan Inovasi Pelayanan Publik Dalam Rangka Mendukung Terwujudnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Indoneisa Maju”  menyeleksi 2.250 proposal inovasi yang terdiri dari 2.126 proposal  kelompok umum, 33 proposal kelompok replikasi dan 91 proposal kelompok khusus. Instansi Pemerintah yang berhasil masuk daftar Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 terdiri dari 11 Kementerian, 9 Lembaga, 9 Pemerintah Provinsi, 42 Pemerintah Kabupaten dan 15 Pemerintah Kota. Dari 15 Pemerintah Kota yang masuk salah satunya adalah Pemerintah Kota Bukittinggi dengan Inovasi “Sekolah Keluarga”.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, Sabtu (20/6/2020) mengungkapkan kegembiraannya saat mendapatkan khabar inovasi guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera dengan menerapkan Sekolah Keluarga masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik, dimana Sekolah Keluarga ada untuk menjawab keresahan karena banyaknya persoalan sosial di Bukittinggi dan sekaligus merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan keluarga menghadapi bonus demografi pada tahun 2045.

“Alhamdulillah, saya bangga atas keberhasilan inovasi Sekolah Keluarga masuk pada Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020, ini menandakan pelayanan publik kita mendapatkan pengakuan pemerintah pusat yang diseleksi secara ketat oleh Kemenpan-RB. Penghargaan ini saya persembahkan untuk masyarakat Kota Bukittinggi,” ungkap Ramlan.

Selanjutnya dikatakan Sekolah Keluarga yang berawal dari inovasi ketua TP PKK sebagai jawaban atas kekhawatiran beratnya beban bonus demografi yang akan diterima pada tahun 2045.

“Sekolah keluarga menjadi jalan keluar terhadap persoalan sosial yang tinggi di masyarakat. Kuncinya ada di keluarga, karena itu untuk mewujudkan keluarga yang kuat, sakinah, mawaddah dan warrahmah itu perlu penguatan keluarga lewat Sekolah Keluarga”, tuturnya.

Disamping itu, Ramlan juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas, Instansi dan para nara sumber yang telah turut mensukseskan program Sekolah Keluarga yang telah memasuki tahun ketiga, karena dari program ini telah banyak manfaat yang dirasakan ditengah masyarakat, kasus sosial kemasyarakatan yang mulai berkurang karena semakin sadarnya masyarakat akan arti pentingnya keluarga. 

(deb)


Berita Terkait

Baca Juga