Pasangan yang Menikah di Bukittinggi Sudah Diizinkan Gelar ''Baralek''

Pasangan yang Menikah di Bukittinggi Sudah Diizinkan Gelar Baralek Ilustrasi - Baralek nagari Minang Kabau (Ist)

Covesia.com - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) telah mengizinkan masyarakat mengadakan Baralek atau pesta pernikahan dengan ketentuan protokol kesehatan Covid-19.

Keputusan memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk mengadakan pesta pernikahan diambil Pemko karena semakin landainya kasus Covid-19 di Bukittinggi. 

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, Jumat (19/6/2020) mengatakan sejak beberapa bulan lalu, diakui tidak diperbolehkan untuk mengadakan pesta pernikahan di Bukittinggi, sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19.

"Tujuannya untuk mengantisipasi penularan virus Covid-9 pada keramaian. Namun sejak akhir Mei sampai sekarang, kasus Covid-19 di Bukittinggi mulai melandai. New normal sudah diterapkan dengan menerapkan protokol Covid-19. Melihat situasi itu, pemerintah Kota Bukittinggi memutuskan bagi masyarakat yang ingin mengadakan pesta pernikahan sudah diperbolehkan," terangnya.

Kendati demikian, Ramlan tetap mengimbau masyarakat maupun even organizer pernikahan untuk tetap menjalankan protokol pencegahan Covid-19 di saat pesta pernikahan diadakan.

Sementara itu, Ketua FKE (Forum Komunikasi Entertaint), Jimmy Endris, menyambut baik keputusan Wali Kota itu. 

Keputusan pemko tersebut menjadi angin segar bagi mereka yang penghasilannya bergerak di bidang entertain untuk pesta pernikahan seperti tenda, penata rias, orgen dan juga catering.

"Keputusan ini tentu memberikan celah terbaik baik kami karena selama pandemi tidak ada bisa berusaha," ujarnya.

Jimmy Endris mengakui pengusaha dibidang pernikahan paling terpukul dengan dampak Covid-19 ini.

Karena itu, FKE akan menjaga kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah kota dan mengikuti saran pemerintah untuk melaksanakan even sesuai dengan protokol Covid-19.

(deb/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga