221 Ribu Jemaah Haji Indonesia Batal Berangkat Tahun Ini, Begini Sikap AMPHURI

221 Ribu Jemaah Haji Indonesia Batal Berangkat Tahun Ini Begini Sikap AMPHURI Sekjen AMPHURI, Firman M Nur dalam meeting zoom, Jumat (19/6/2020).

Covesia.com - Kementerian Agama mengeluarkan keputusan untuk membatalkan keberangkatan jemaah haji 2020. Akibatnya 221 ribu jamaah haji Indonesia batal ikuti ibadah haji tahun ini.

Berbagai pertimbangan menjadi alasan keluarnya keputusan Menteri Agama antaranya dikarenakan Covid-19, menjaga kesehatan, serta sampai 1 Juni pemerintahan Arab Saudi belum membuka akses penyelenggaraan haji dan pemerintah tidak memiliki waktu yang cukup mempersiapkan semuanya.

“Kami dapat memahami keputusan yang dikeluarkan oleh kementerian agama tersebut,” ungkap Sekjen Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Firman M Nur dalam meeting zoom, Jumat (19/6/2020).

Lebih lanjut, Firman mengatakan bahwa Indonesia adalah negara ke dua yang membatalkan pemberangkatan haji setelah Singapura. Keputusan tersebut diikuti oleh berbagai negara Asean yang lainnya seperti Malaysia, Brunai Darussalam, Thailand. 

Firman mengatakan keputusan Menteri agama tersebut memiliki dampak yang besar bagi PIHK. Seperti potensi hilang deposit haji, potensi kerugian nilai tukar USD-RP, hilang potensi pendapatan haji 2020, jamaah mulai menarik setoran haji yang telah lunas, pengajuan pengembalian BIPIH dari BPKH, dan sebagainya.

Dalam kesempatan itu Amphuri memberikan usulan untuk relaksasi dan stimulus PPIU dan PIHK. Penghapusan akreditasi dalam persyaratan izin PPIU dan PIHK selama umrah dan haji tidak berjalan, kemudian pencairan Bank Garansi PPIU dan PIHK untuk modal usaha, percepatan pengembalian BIPIH kepada PIHK dan pinjaman lunak bagi PIHK atas setoran BPIH di BPKH.

Tak hanya itu, dikatakan Firman Amphuri bahkan mengeluarkan surat edaran mengenai keputusan Menteri agama yang isinya untuk jamaah dapat memaklumi dan menerima keputusan dengan sabar, jamaah haji 2020 akan menjadi jamaah haji 2021.

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga