Polisi Ringkus Tiga Orang Pelaku Curas di Padang Pariaman

Polisi Ringkus Tiga Orang Pelaku Curas di Padang Pariaman Tiga pelaku Curas yang berhasil diamankan Tim Gagak Hitam Reskrim Polres Padang Pariaman, Jumat dini hari (19/6/2020)(Foto: dok.humas)

Covesia.com - Tim Gagak Hitam Reskrim Polres Padang Pariaman, menangkap tiga orang pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas), yang beraksi di bawah jembatam Fly Over di Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Hal itu dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, Iptu Abdul Kadir Jailani kepada Covesia, Jumat (19/6/2020) siang. 

Bahwa kata Abdul, pelaku tersebut ditangkap atas laporan polisi nomor: LP/65/V/2020/Polres tanggal 25 Mei 2020.

"Ketiga pelaku kami tangkap di tiga lokasi yang berbeda, yaitu di Kandang Asam, Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, kemudian di Batang Arau, Padang Selatan dan di Gunung Padang, Kecamatan Padang Selatan, di kota yang sama pada Jumat dini hari (19/6/2020) sekitar pukul 02.00 WIB," sebutnya. 

Abdul menyebutkan, indentitas masing-masing meraka yaitu, Anton (37) seorang buruh harian lepas, kemudian Sojanolo Jendrate (39) kuli bangunan dan Tora Todo Zendrato (28) juga kuli bangunan.P

"Mereka ini mempunyai tugas masing-masing, diantaranya ada sebagai penjual, dan ada yang bertugas melakukan curas dengan cara mengambil di saku motor korbannya," kata Abdul. 

Modus pelaku ini dengan cara menakut-nakuti para korbannya menggunakan korek api mirip dengan senjata api (senpi).

Abdul mengatakan, kronologis kejadian sebelum penangkapan itu, berawal dari laporan masyarakat yang mengalami curas yaitu kehilangan satu unit handphone, kemudian dilakukan penyidikan dan diketahui satu unit handphone itu sudah dijual.

Pihaknyapun mendatangi rumah yang sudah membeli handphone tersebut, untuk mengamankan barang bukti. Setelah itu berdasarkan pengakuan pembelinya bahwa handphone itu ia beli seharga Rp1,2 juta dari temannya.

"Tim Gagak Hitam gabungan dengan Polsek Batang Anai kemudian menuju rumah pelaku dan mengamankan pelaku bersama barang bukti yang dipakai untuk beraksi, yaitu satu unit sepeda motor dan sebuah korek mirip dengan senpi, diketahui biasa digunakan untuk menakut-nakuti para korbannya," ungkapnya. 

Selanjutnya tim gabungan menuju rumah pelaku lain dan juga mengamankannya. 

Dikatakan Abdul, setelah diintrogasi pelaku tersebut mengakui perbuatannya bahwa ia telah melakukan tindak pidana curas di bawah jembatan Fly Over.

"Dari keterangan yang didapat, bahwa pelaku utamanya dalam kasus tersebut yaitu Anton dan Sojanolo Jendrate. Bahkan pengakuan mereka bahwa sudah dua kali beraksi, yaitu di wilayah Padang Pariaman dan Kota Padang," ungkap Abdul. 

Saat ini kata Abdul, pelaku dan barang bukti yaitu satu unit handphone, satu unit sepeda motor dan satu buah korek api mirip dengan senpi, sudah diamankan di Mapolsek Batang Anai guna proses hukum lebih lanjut. 

(per)


Berita Terkait

Baca Juga