Gugur Dalam Tugas Covid-19, Pangkat ASN di Limapuluh Kota Ini Dinaikkan

Gugur Dalam Tugas Covid19 Pangkat ASN di Limapuluh Kota Ini Dinaikkan Pemakaman jenazah petugas Covid-19 Limapulu Kota yang meninggal akibat virus corona baru tersebut (Ist)

Covesia.com - Sekretaris Camat di Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota, Irwan (54) menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Achmad Moechtar, Kota Bukittinggi, Kamis (4/6/2020) malam. ASN satu ini diberikan penghargaan luar biasa (Anumerta) oleh Pemkab Limapuluh Kota karena meninggal dalam menjalan tugas perang melawan wabah Covid-19.

Informasi yang dihimpun covesia.com, Irwan merupakan ketua Gugus Tugas Covid-29 kenagarian Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota. Dirinya meninggal karena penyakit kantong kemih yang telah lama bersarang ditubuhnya. Namun, sejak tiga bulan terakhir, penyakit kantong kemih ini kian memburuk seiring penambahan kerja dalam gugus tugas Covid-19.

Namun, Irwan tidak bisa lagi mengendalikan penyakitnya pada Rabu (3/6/2020) pagi. Dirinya harus dirujuk ke RSUD Achmad Darwis Suliki. Baru satu hari di RSUD Suliki, kondisinya kian memburuk dan di sarankan untuk dirujuk ke RS Achmad Moechtar Bukittinggi, Kamis (4/6/2020) sore. Di RS Achmad Moehtar ini, almarhum hanya bertahan selama dua jam dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Karena almarhum meninggal dunia di rumah sakit rujukan Covid-19, penyelenggaraan jenazah dilakukan secara covid-19 di rumah duka di kenagarian Jopang Manganti, Kecamatan Mungka, Jumat (5/6/2020). Dalam penyelenggaraan jenazah, turut hadir Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, Wakil Bupati, Ferizal Ridwan, Ketua DPRD, Deni Asra dan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Yos Sariadi.

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi menyebutkan almarhum selama tiga bulan terakhir memang terpantau sangat sibuk. Selain menjadi Sekretaris Camat, Ia juga merangkap jabatan sebagai PJ. Walinagari Mungka dan Ketua Gugus Tugas Covid-19 kenagarian Mungka. Kesibukan inilah yang membuat kesehatan almarhum semakin memburuk.

"Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, mengucapkan maaf dan terima kasih atas jasa almarhum dalam bertugas. Beliau adalah pahlawan bagi masyarakat. Beliau mengacuhkan kesehatannya sendiri untuk tugas dan melayani masyarakat," sebut Bupati saat melepas jenazah.

Atas jasa dan pengabdian yang luar biasa ini, Bupati Limapuluh Kota memberikan penghargaan luar biasa (Anumerta) kepada almarhum dengan menaikkan pangkatnya satu tingkat.

"Secara otomatis, pangkat almarhum kami naikkan satu tingkat. Karena beliau gugur karena tugas fan pengabdian," sebutnya.

Senada, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan menyebutkan seluruh biaya penyelenggaraan jenazah akan ditanggung oleh Pemkab Limapuluh Kota. Kemudian sesuai dengan UU no 5 tahun 1974, alhmarhum akan mendapatkan hak-nya sebagai pahlawan berupa kenaikan pangkat luar biasa 

"Sesuai UU no 5 tahun 1974, kepala daerah wajib memberikan hak ASN yang gugur dalam tugas dengan memberikannya penghargaan. Selain itu, seluruh biaya penyelenggaraan jenazah di tanggung oleh Pemkab Limapuluh Kota," sebut Wabup.

(Agg)

Berita Terkait

Baca Juga