Hingga Pertengahan Tahun 2020, Pernikahan Usia Dini Meningkat di Agam

Hingga Pertengahan Tahun 2020 Pernikahan Usia Dini Meningkat di Agam Pengadilan Agama Lubuk Basung, Kabupaten Agam (Foto: Johan)

Covesia.com - Permohonan pengajuan dispensasi nikah di Pengadilan Agama (PA) Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) cukup tinggi pada Pertengahan tahun 2020, sudah tercatat sebanyak 10 permohonan dispensasi.

Kepala Pengadilah Agama Lubuk Basung, Afrizal mengatakan jika dibandingkan tahun lalu, tahun sekarang mengalami peningkatan, tahun lalu Permohonan dispensasi nikah, tercatat hanya 2 atau 3 pemohon. Sementara itu akhir Mei 2020 saja pihaknya sudah mencapai 10 pemohon.

"Dispensasi nikah ini diberikan kepada calon pasangan suami istri yang belum mencukupi persyaratan sesuai dengan Undang-undang perkawinan. Untuk laki-laki minimal sudah berusia 19 tahun dan perempuan minimal 16 tahun. Sekarang sama-sama 19 tahun,” ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com, Rabu (3/6/2020).

Dijelaskan Afrizal, pernikahan anak yang masih belum cukup umur tidak dianjurkan, baik secara agama maupun peraturan pemerintah. Namun setelah revisi Undang-Undang Perkawinan, jumlah pemohon dispensasi justru meningkat.

"Pemicu utama pengajuan dispensasi nikah ini berasal dari warga yang berprofesi sebagai petani. Kemudian, persoalan putus sekolah juga menjadi pemicu seseorang untuk menikah dalam umur relatif muda," katanya.

Untuk nengarungi bahtera rumah tangga dibutuhkan kesiapan mental hal itu untuk mengantisipasi terjadinya permasalahan yang bisa berujung percerian usia muda.

"Dalam pernikahan permasalahan demi permasalahan tentunya akan datang, jadi diperlukan kesiapan mental serta pemahaman apa hak dan kewajiban bagi suami maupun istri," tutupnya.

(jhn)

Berita Terkait

Baca Juga