Gara-gara Adu Mulut, Seorang Warga Pasaman Nyaris Tewas Ditikam Tetangga Sendiri

Garagara Adu Mulut Seorang Warga Pasaman Nyaris Tewas Ditikam Tetangga Sendiri Ilustrasi (dok.covesia.com )

Covesia.com - Seorang pria warga Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat nyaris meregang nyawa akibat ditikam oleh tetangganya sendiri dengan pisau sekitar pukul 08.00 WIB, Sabtu (30/5/2020) tadi.

Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya melalui Kapolsek Bonjol, Iptu Yeeni Brando mengatakan korban bernama Irwanto (35) warga Tabiang Jorong Tabiang, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Bonjol mengalami luka serius dibagian perut dan tangan.

"Pelaku bernama Sider (54) warga  Jorong Tabiang, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Bonjol yang menusukkan pisau kebagian perut dan tangan korban. Akibatnya korban mengalami luka serius dan dilarikan ke Puskesmas Kumpulan. Karena lukanya sangat serius, korban kemudian dilarikan ke RSUD Lubuk Sikaping untuk mendapatkan perawatan intensif," terang Iptu Yeeni Brando kepada Covesia.com, Sabtu (30/5/2020) malam.

Kejadian itu kata Kapolsek Bonjol, Iptu Yeeni Brando berawal dari terjadinya cekcok antara korban dengan pelaku terkait masalah pribadi sekitar pukul 08.00 WIB tadi di depan halaman rumah korban yang beralamat Tabiang Jorong Tabiang Nagari Koto Kaciak, Bonjol.

"Cekcok antara korban dengan pelakupun kian memanas dan saling melontarkan perkataan kasar. Pelaku yang saat itu tengah berdiri di depan rumah korban langsung saja emosi dan mengambil pisau yang ada di dalam rumahnya kemudian mengejar korban. Pelaku pun tanpa ragu-ragu langsung menusukkan pisau tersebut ke arah perut korban," terang Iptu Yeeni Brando.

Setelah mengenai perut korban kata dia, pelaku menusukkan lagi pisau tersebut. Akan tetapi dapat di tangkis korban yang mengenai tangan sebelah kirinya.

"Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan luka sayat dibagian tangan sebelah kiri. Hingga akhirnya korban dibawa ke Puskesmas Kumpulan dan dirujuk ke RSUD Lubuk Sikaping guna mendapatkan perawatan intensif," katanya.

Pihak korban yang merasa tidak senang dengan peristiwa nahas itu lalu melaporkan pelaku tersebut ke Polsek Bonjol untuk di Proses sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Untuk sementara pelaku sudah diamankan di mako Polsek Bonjol  

berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor : Sp.Kap / 03 / V / 2020 / Reskrim, tanggal 30 Mei 2020. Pelaku melanggar pasal

351 Jo Pasal 353 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun," tutupnya.

(hri/adi)

Berita Terkait

Baca Juga