Pasaman Barat Efektifkan PSBB Tahap 3 Guna Persiapan Menyambut New Normal

Pasaman Barat Efektifkan PSBB Tahap 3 Guna Persiapan Menyambut New Normal Bupati Pasaman Barat, Yulianto bersama Forkopimda mensosialisasikan lanjutan PSBB serta New Normal kepada pedagang, pengunjung Pasar Simpang Tiga Kecamatan Luhak Nan Duo (Ist)

Covesia.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat telah memastikan mengikuti intruksi Pemprov untuk memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap III hingga 7 Juni 2020 mendatang.

Sebelumnya PSBB Tahap II di Pasaman Barat dimulai sejak 6 Mei 2020 sampai 29 Mei 2020 dan PSBB kembali diperpanjang hingga delapan hari kedepan yang dimulai Sabtu 30 Mei 2020 sampai 7 Juni 2020 mendatang.

Bupati Pasaman Barat sekaligus ketua Gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19, Yulianto mengatakan pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang lanjutan PSBB hingga persiapan menyongsong New Normal didaerah setempat.

"Pasaman Barat akan menuju New Normal setelah PSBB Tahap III itu berakhir dan akan melakukan tatanan kehidupan baru. Kita akan hidup seperti sediakala, namun dengan pola hidup sehat yang sudah dilakukan selama ini," kata Bupati Yulianto, Jumat (29/5/2020).

Yulianto menjelaskan, meski kehidupan di Pasaman Barat setelah PSBB ini akan berjalan seperti biasa, namun masyarakat tetap harus menjaga pola hidup sehat dan menjalankan protokol kesehatan.

"Kepada masyarakat kita minta, semua tetap gunakan masker, sering cuci tangan dan lanjutkan pola-pola hidup sehat yang sudah berjalan selama ini,"  pinta Yulianto.

Yulianto bakal memastikan bahwa pemerintah Pasaman Barat akan mematangkan, dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang tatanan kehidupan baru setelah PSBB selesai.

"Secara umum kita siap. Namun kita akan pastikan semua protokol kesehatan dan aturan new normal nantinya tetap dipatuhi masyarakat. Makanya akan kita gencarkan sosialisasi kepada masyarakat kedepannya. Agar masyarakat terjaga dari bahaya Covid-19 ini," tutupnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga