Gagal Bunuh Diri, Kini Seorang Warga Limapuluh Kota Dilaporkan Hilang di Hutan Gunung Sago

Gagal Bunuh Diri Kini Seorang Warga Limapuluh Kota Dilaporkan Hilang di Hutan Gunung Sago Tampak tim Sar gabungan saat akan melakukan terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di kaki hutan Gunung Sago, Limapuluh Kota, Jumat (29/5/2020)(Foto:Istimewa)

Covesia.com - Diduga mengalami depresi akibat keuangan keluarga, Doli Sandra (36) salah seorang warga Jorong Pakan Raba’a, Kenagarian Batu Payuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota menghilang di hutan kaki Gunung Sago, Jumat (29/5/2020) untuk percobaan bunuh diri. Sehari sebelumnya, Kamis (28/5/2020) pagi, Doli juga sudah berupaya melakukan percobaan bunuh diri. Namun gagal karena berhasil dicegah oleh tetangganya.

Informasi yang dihimpun Covesia.com, sebelum Doli menghilang. Ia sudah mengalami depresi berat perihal keuangan keluarga. Dirinya telah berusaha untuk mencari pekerjaan dengan mengajak istri dan anaknya ke Kota Padang saat hari raya Idul Fitri kemarin, Minggu (24/5/2020). Namun, sesampai di Kota Padang usahanya tidak membuahkan hasil.

Karena tidak juga mendapatkan pekerjaan, Rabu (27/5/2020), Doli pulang ke Kabupaten Limapuluh Kota bersama anak dan istri. Sesampai di rumah, Doli pergi keluar rumah tanpa pamit dengan istri dan ternyata menuju rumah orang tuanya.

Rabu malam, sang istri mendapat telepon dari SPKT Polres Payakumbuh bahwa suaminya tengah diamankan karena telah memarahi ibunya dan terlibat perkelahian dengan adik kandungnya sendiri.

Sesampai di Polres Payakumbuh, sang istri mengajak Doli pulang ke rumah. Namun Doli menolak. Karena sudah larut malam, sang istri pun memutuskan untuk pulang ke Pakan Raba’a.

Tak lama istrinya pulang, Doli kabur dari Polres Payakumbuh tanpa sepengetahuan petugas piket dan pulang ke rumah orang tuanya, Kamis (28/5/2020) sekitar pukul 05.00 WIB.

Sekira pukul 10.00 WIB, Doli melakukan percobaan bunuh diri dengan cara meminum racun serangga dan memotong urat nadi. Ternyata upaya bunuh diri ini gagal setelah diketahui oleh Syaparmen (42) yang merupakan tetangga Doli.

Setelah berhasil menggagalkan upaya bunuh diri ini, Syaparmen menghubungi keluarga Doli dan membawanya ke Puskesmas Pakan Raba’a untuk dilakukan tindakan medis. Namun sepulang dari Puskesmas, Doli keluar dari rumah tanpa pamit dan terlihat terakhir oleh masyarakat mengarah ke hutan kaki gunung Sago pada Kamis sore.

Karena Doli tak kunjung pulang hingga Jumat siang, akhirnya keluarga memutuskan untuk melaporkan hal ini di Polsek Luhak dan dilanjutkan ke Pos SAR Limapuluh Kota untuk dilakukan pencarian di sekitar kaki Gunung Sago.

“Informasi dari keluarganya, yang bersangkutan kemarin pagi melakukan percobaan bunuh diri. Kemudian setelah dibawa ke Puskesmas, ia menghilang lagi pada sore harinya dan pergi ke arah hutan gunung Sago. Sampai sekarang tidak kunjung pulang,” kata Kepala Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra kepada Covesia.com.

Saat ini, tim gabungan SAR Limapuluh Kota tengah melakukan penyisiran di areal kaki gunung Sago untuk mencari keberadaan Doli. Dalam proses pencarian ini turut dibantu oleh TNI, Polri, BPBD, Tagana, KSB dan masyarakat setempat. Ditakutkan Doli pergi ke hutan untuk melakukan upaya nekatnya lagi.

“Untuk pencarian Doli sedikit banyak dilibatkan. Karena kami takut ia ke hutan untuk percobaan bunuh diri lagi. Makanya perlu pencarian dengan personil jumlah besar agar cepat menyisir dan menemukan Doli,” kata Robi.

Sampai berita ini diturunkan, tim SAR masih melakukan penyisiran dan pencarian di daerah-daerah yang dicurigai di lewati oleh Doli.

(agg)

Berita Terkait

Baca Juga