Pasbar Salurkan BLT Dana Desa Sekitar Rp18,17 Miliar

Pasbar Salurkan BLT Dana Desa Sekitar Rp1817 Miliar Dok, Humas Pasbar

Covesia.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat memulai penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada puluhan ribu Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 19 Nagari daerah setempat.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto mengatakan pelaksanaan penyerahan bantuan tersebut merupakan amanah dari Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 6 Tahun 2020 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Desa melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa.

"Total Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berasal dari Dana Desa untuk Kabupaten Pasaman Barat adalah senilai Rp18,17 Miliar. Bantuan BLT DD tersebut akan diserahkan kepada 10.095 KK yang tersebar di 19 Nagari di Pasaman Barat," terang Yulianto di Simpang Empat, Senin (18/5/2020).

Yulianto menyebutkan bahwa nilai tersebut berkemungkinan akan ada penambahan karena pemerintah daerah juga meminta nagari tidak hanya menggunakan dana desa saja dalam BLT tersebut.

"Akan tetapi juga menggunakan Alokasi Dana Nagari (ADN) dengan anggaran 10 % dari Total ADN yang diterima oleh masing-masing Nagari," jelas Yulianto.

Sementara sasaran penerima BLT-Dana Desa tersebut kata dia seperti keluarga miskin Non PKH/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), belum terdata (exclusion error), dan mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun/kronis.

"Untuk mendapatkan data tersebut, pemerintah nagari membentuk tim Pendataan yang berasal dari satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Desa/Relawan Desa Lawan COVID-19. Basis pendataan di Kejorongan pada masing-masing Nagari. Kemudian dilanjutkan dengan musyawarah nagari khusus atau musyawarah nagari insidentil yang dilaksanakan dengan agenda tunggal yaitu validasi, finalisasi dan penetapan data KK calon penerima BLT-Dana Desa," katanya.

Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa itu kata dia dilakukan selama tiga bulan, terhitung dari bulan April 2020 sampai dengan bulan Juni 2020 sebesar Rp 600 per keluarga setiap bulan. 

"Pembayaran tahap I yang dilakukan hari ini untuk bulan April 2020, selanjutnya pembayaran tahap II minggu pertama Bulan Juni 2020 dan Tahap III minggu pertama bulan Juli 2020. Berdasarkan laporan dari Nagari baru 15 Nagari yang akan melakukan Pencairan BLT sebelum Hari Raya Idul Fitri 1441 H, sedangkan 4 Nagari akan dilaksanakan setelah Lebaran yaitu nagari Kajai, Lingkuang Aua, Sinuruik dan Rabi Jonggor," katanya.

Pemberian BLT ini kata dia dilakukan secara Non Tunai melalui rekening bank masing-masing keluarga penerima manfaat untuk memastikan dana tersebut betul-betul sampai ketangan penerima.

"Kami juga mengimbau masyarakat dengan penuh kesadaran apabila telah menerima bantuan dari satu program, jangan lagi berupaya mendapatkan bantuan dari program lain. Agar masyarakat lain yang belum menerima bantuan, bisa  merasakan bantuan Pemerintah. Pemerintah Daerah berharap apa yang telah diberikan oleh Pemerintah Nagari pada kesempatan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat untuk menghadapi Bencana COVID-19, apalagi saat ini akan menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1441 H," tutupnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga