Penyebaran Covid-19 dari Tiga Cluster Utama di Agam Sudah Terputus

Penyebaran Covid19 dari Tiga Cluster Utama di Agam Sudah Terputus Salah seorang pasien positif Covid-19 asal Agam yang sudah dinyatakan sembuh. (Covesia/Istimewa)

Covesia.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) telah tuntaskan  tracking pada warga di 6 Kecamatan yang diduga pernah kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.

Dari hasil tracking di 6 kecamatan yaitunya Baso, Kamang Magek, Tilatang Kamang, IV Angkek, Canduang dan Lubuk Basung, didapati sebanyak 365 orang warga yang pernah terkontak langsung dengan tiga cluster utama positif Covid-19.

"Seluruhnya sudah diambil sampel swab dan diperiksa di laboratorium Unand, kemudian seluruh ODP ini diinstruksikan untuk isolasi baik secara mandiri maupun ditempatkan di BPSDM Baso menjelang hasil swabnya diketahui," ujar Juru Bicara GTP2 Covid-19 Agam, Kasman Zaini, Senin (18/5/2020).

Dijelaskan Kasman, ketiga Cluster utama tersebut terdiri dari Cluster “J”  sebanyak 13 orang, dari hasil tes swab dinyatakan 1 orang positif dan 12 orang dinyatakan negatif. Kemudian dilanjutkan dengan Cluster “AG” sebanyak 168 orang, dari hasil tes dinyatakan 8 orang positif dan 156 orang lainnya negatif. Terakhir cluster “WN” sebanyak  184 orang, 2 orang dinyatakan  positif  dan 182  dinyatakan negatif.

"Total OTG/ODP Positif di Kabupaten Agam sampai saat ini tercatat sebanyak 17 Orang, dua diantaranya sudah sembuh dan sudah dibolehkan pulang, selebihnya 2 orang diisolasi di RSAM Bukittinggi dan 13 orang diisolasi di BPSDM Padang Besi, Padang," terangnya.

Dengan sudah terdatanya seluruh warga yang pernah berinteraksi langsung, maka disimpulkan penyebaran Covid-19 dari 3 cluster utama sudah terputus. Selain tiga cluster diatas, juga terdapat 2 orang OTG positif lainnya yaitu inisial “RI” pelaku perjalanan dari Jakarta  dan “RD” karyawan RSAM Bukittinggi, 

Dilanjutkan Kasman Zaini, dalam rapat evaluasi GTP2 Covid-19 Agam yang dilaksanakan Minggu (17/5/2020) malam, Indra Catri, Bupati Agam sekaligus Ketua Umum GTP2 Covid-19 Agam, menekankan kepada seluruh anggota untuk selalu berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait serta memastikan sarana pendukung kerja dilapangan tersedia dengan cukup.  

"Dari hasil rapat, ditegaskan bahwa perhatian lebih perlu diberikan kepada petugas kesehatan agar bisa bekerja sesuai Protap, hal itu untuk  mengantisipasi agar tidak tertular saat menangani pasien yang terpapar," tegasnya.

(jhn/nod)

Berita Terkait

Baca Juga