Akibat Kontak dengan Pasien Positif Covid-19, RSUD Arosuka Ditutup Sementara

Akibat Kontak dengan Pasien Positif Covid19 RSUD Arosuka Ditutup Sementara Pelayanan RSUD Arosuka tutup (Istimewa)

Covesia.com - RSUD Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat ditutup sementara karena sempat merawat satu PDP asal Nagari Koto Baru, BS (69) dinyatakan positif Covid-19 pada Rabu (13/5).

"BS yang berjenis kelamin laki-laki meninggal pada Kamis (14/5), dinyatakan positif Covid-19 sehari setelah meninggal pada Jumat (15/5). Dia pernah dirawat di RS M Natsir Kota Solok, Semen Padang Hospital (SPH) dan terakhir di RSUD Arosuka," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam di Arosuka, Sabtu.

Ia menjelaskan sebelumnya, BS yang merupakan pensiunan ASN Pemkot Solok, pernah menjalani rapid test di RS M Natsir dan SPH, dengan dua kali hasil tes, negatif.

Dari catatan RSUD Arosuka, BS masuk ke IGD RSUD Arosuka pada Rabu (13/5) sekira pukul 10.00 WIB, dengan keluhan penyakit paru-paru, kemudian dirawat di ruang interne.

Terkait kejadian itu, Pihak rumah sakit telah melakukan penutupan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arosuka tersebut. Karena riwayat almarhum pasien positif Covid-19 yang sebelumnya dirawat disana.

Selain itu, pihaknya juga melakukan tracing dan sebanyak 31 petugas rumah sakit yang pernah kontak langsung dengan pasien positif akan diambil tes swabnya.

Saat ini, pihaknya sudah melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area rumah sakit dan memindahkan sementara pasien yang dirawat ke RSU Mohammad Natsir dan RST Solok.

"Penutupan RSUD Arosuka ini dilakukan sampai hasil tes swab petugas keluar, dan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Solok," ujarnya.

Ia memperkirakan RSUD akan ditutup sekitar seminggu sambil menunggu hasil tes 31 petugas medis rumah sakit tersebut dinyatakan negatif.

Adapun keputusan tersebut disampaikan oleh direktur RSUD Arosuka dan sudah berdasarkan persetujuan Bupati Solok.

(ant/don)


Berita Terkait

Baca Juga