Polres Pasbar Bekuk Dua Tersangka Narkoba

Polres Pasbar Bekuk Dua Tersangka Narkoba Polres Pasbar saat meringkus dua tersangka pengedar Narkoba (Ist)

Covesia.com - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat berhasil meringkus dua tersangka tindak pidana penyalahgunaan Narkotika golongan I jenis Sabu-sabu.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Ferry Herlambang melalui Kasubag-Humas, Iptu Defrizal mengatakan kedua tersangka diringkus di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Tersangka pertama berinisial GD (28) warga Kampung Lambah Jorong Batu Siau, Nagari Aua Kuning, Kecamatan Pasaman, Pasaman Barat. Tersangka di bekuk di Sebuah rumah Kampung Lambah Jorong Batu Siau, Nagari Aur Kuning, Kecamatan Pasaman sekitar pukul 04.15 WIB tadi," terang Iptu Defrizal kepada Covesia.com, Sabtu (16/5/2020).

Dari tangan tersangka kata Iptu Defrizal berhasil diamankan Barang Bukti (BB) berupa satu paket sedang Narkotika Golongan I jenis Sabu-sabu yang di bungkus dengan plastik warna bening.

"Kemudian satu buah gunting kecil,  3 lembar plastik bening untuk pembungkus dan uang Rp300 ribu diduga hasil penjualan. Kemudian satu buah hp vivo warna putih," tambah Iptu Defrizal.

Pihaknya kata Iptu Defrizal kembali melakukan penangkapan ditempat terpisah terhadap pelaku penyalahgunaan Narkotika golongan I jenis Sabu-sabu.

"Kemudian kami juga menangkap seorang tersangka lagi berinisial DV (33) warga Sei. Abuak, Jorong Pinaga, Nagari Aua Kuning, Kecamatan Pasaman, Pasbar. Tersangka DV (33) diringkus di sebuah rumah di Sei. Abuak Jorong Pinaga, Nagari Aur Kuning, Kecamatan Pasaman sekitar pukul 05.15 WIB tadi," katanya.

Dari tengan tersangka DV kata dia berhasil diamankan Barang Bukti (BB) berupa satu paket kecil Narkotika golongan I jenis Sabu-sabu yang dibungkus didalam rokok sampoerna.

"Kemudian satu paket kecil lagi Narkotika jenis Sabu-sabu yang di bungkus dengan plastik warna bening. Selanjutnya satu set bong lengkap, satu buah hp oppo warna hitam dan uang  Rp750 ribu," katanya.

Saat ini kata dia kedua tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Mako Polres Pasbar untuk penyelidikan hukum lebih lanjut.

"Sementara terhadap kedua tersangka diduga sebagai pengedar melanggar pasal 114 jo pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun," tutupnya.

(hri)




Berita Terkait

Baca Juga