Jajakan Anak di Bawah Umur, 3 Mucikari Diringkus Polres Agam.

Jajakan Anak di Bawah Umur 3 Mucikari Diringkus Polres Agam (Foto: Covesia/Johan Utoyo)

Covesia.com - Jajakan Anak di bawah umur, tiga orang mucikari di Lubuk Basung diringkus Kepolisian Resor (Polres) Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (13/5/2020) malam.

Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan S.Ik mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan dari masyarakat yang merasa resah adanya kegiatan terlarang di sebuah tempat kos-kosan. Menanggapi laporan tersebut, tim opsnal Satreskrim Polres Agam langsung melakukan pengintaian.

"Saat diselidiki ternyata benar adanya tindakan prostitusi yang melibatkan anak dibawah umur kemudian langsung kita ringkus," ujarnya saat konferensi pers, Jumat (15/5/2020).

Dari hasil penyelidikan didapat identitas pelaku eksplotasi atau mucikari inisial YP (18), IPS (20) dan RP (26). Sementara yang menjadi korban adalah seorang anak di bawah umur.

Dalam menjalankan kegiatannya, tersangka YP menawarkan si korban kepada hidung belang melalui aplikasi WA, dengan iming-iming diberi uang setelah melayani pria hidung belang.

Ketika tamu datang dan terjadi tawar menawar dengan IPS setelah transaksi dilakukan uang diserahkan ke RP sekaligus menyuruh korban untuk masuk ke kos-kosan.

"Saat kejadian ketiga pelaku ini kita amankan di sebuah tempat kos di Jorong IV Surabayo, Nagari Lubuk Basung," ungkapnya.

Selain mengamankan pelaku Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 3 unit Smartphone dan uang tunai sebesar Rp 250 Ribu yang merupakan hasil transaksi.

Kini ketiga pelaku sudah diamankan ke mako polres Agam untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Atas bisnis haram tersebut ketiga tersangka dijerat pasal 76i jo Pasal 88 UU Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

"Saat ini kita masih melakukan pendalaman apakah masih ada korban lainnya," tutup Kapolres Agam.

(jhn)

Berita Terkait

Baca Juga