Diamankan saat Berkumpul-kumpul, Puluhan Warga Tanjung Raya Dihadiahi Label Pelanggar PSBB

Diamankan saat Berkumpulkumpul Puluhan Warga Tanjung Raya Dihadiahi Label Pelanggar PSBB (Foto: Covesia/ Istimewa)

Covesia.com - Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) belum diterapkan masyarakat kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) secara maksimal. Berbagai upaya tetap dilakukan baik berupa sosialisasi maupun tindakan tegas untuk meningkatkan kesadaran warga.

Salah satunya kepada masyarakat yang masih berkumpul di warung saat malam hari di Kecamatan Tanjung Raya. Puluhan warga terpaksa dihadiahi label pelanggar PSBB karena masih melakukan aktifitas berkumpul.

Wakapolsek Tanjung Raya, Iptu Akhiruddin mengatakan, tim gabungan siaga Covid-19 Tanjung Raya yang terdiri dari pemerintah kecamatan, Polsek Tanjung Raya, Koramil dan unsur lainnya, telah menggelar penertiban warung kopi yang masih dipenuhi warga yang berkumpul Kamis (14/5/2020) dinihari.

Sebanyak 27 warga yang teraring mendapat sosialisasi dan pemeriksaan suhu tubuh kemudian dihadiahi berfoto dengan label pelanggar PSBB.

“Razia ini dilakukan agar warga selalu mentaati protokol penanganan covid-19, dan bagi yang melanggar akan didata, diberi peringatan bahkan difoto dengan label pelanggar aturan PSBB,” ujarnya sat dikonfirmasi Covesia.com, Kamis.

Menurut wakapolsek, berfoto dengan label tersebut dimaksudkan untuk memberikan efek jera bagi warga yang tidak taat aturan PSBB. Hingga kondisi aman, pihaknya akan terus menggelar razia secara rutin.

“Kami mintak seluruh warga untuk dapat mengindahkan aturan yang diberlakukan, agar masa pandemi ini bisa dilewati dengan cepat,” pungkasnya.

(jhn)

Berita Terkait

Baca Juga