Undang keramaian, Pembagian BLT di Kabupaten Pessel Dinilai Langgar PSBB

Undang keramaian Pembagian BLT di Kabupaten Pessel Dinilai Langgar PSBB Langgar PSBB, Kerumunan warga terlihat di kantor Camat Sutera dalam penyaluran BLT (Covesia/Indra Yen)

Covesia.com - Pencairan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mengundang keramaian warga di kantor camat setempat pada Kamis (14/5/2020). 

Pantauan Covesia.com dilapangan, terlihat ratusan warga di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, berdatangan dan berkumpul di sekitar perkarangan kantor camat pada sejak pukul 09.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB.

Selain itu, hampir sebagian warga yang datang kekantor camat untuk pengambilan penyaluran BLT tidak menggunakan masker.

Diketahui, kedatangan mereka ke kantor camat itu, berhubungan dengan dikeluarkannya hari ini Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kabupaten Pessel. 

Salah seorang warga Mardianis (45) mengatakan dirinya pergi mengambil BLT dari kabupaten ke kantor camat. 

"Alhamdulillah, saya dapat bantuan BLT dari kabupaten, dan hari ini jadwal pengambilannya, kita disuruh mengambil di aula kantor camat," sebutnya pada Covesia.com.

Sementara, Camat Sutera, Fachruddin, mengatakan, bahwa pihaknya telah mengantisipasi agar tidak terjadi kerumunan. 

Akan tetapi, karena pembagian yang dijadwalkan kabupaten hanya dua hari, kerumunan tidak bisa dihindari.

"Kita hanya memperbolehkan sepuluh orang masuk kedalam perkarangan kantor camat. Akan tetapi, pembagian hari ini delapan nagari, maka terjadi kerumunan terjadi di luar perkarangan kantor camat," ujarnya.

Kendati demikian kata Camat, target pencairan delapan nagari hari ini tidak bisa direalisasikan. Karena itu, pencairan akan selesai pada 18 Mei.

Seceara terpisah, Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Pessel Selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, menyampaikan, pemerintah kabupaten Pessel, memberikan BLT  kepada 16.000 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 15 kecamatan, dengan mengalokasikan anggaran sebanyak Rp 28, 8 milyar

Kemudian, masing masing KK menerima bantuan sebesar Rp 600 ribu per-bulan, bantuan tersebut akan berlangsung selama tiga bulan.

"Untuk teknis pembagian, pemerintah kabupaten melakukan pencarian melalui Bank Nagari di masing-masing kecamatan," ucapnya.

(ind)

Berita Terkait

Baca Juga