Mengaku Salah, Anggota DPRD Pasaman Martias Minta Maaf

Mengaku Salah Anggota DPRD Pasaman Martias Minta Maaf Anggota DPRD Pasaman, Martias (kiri) bersama Ketua DPC Partai Gerindra, Bustomi (tengah) saat menyampaikan permintaan maaf di sekretariat setempat, Rabu (13/5/2020).

Covesia.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat Martias biasa disapa Kuncoro dari Fraksi Partai Gerindra yang cekcok dengan petugas posko PSBB Agam akhirnya minta maaf dan mengaku bersalah.

Pernyataan maaf itu disampaikan oleh Martias di hadapan pengurus serta sejumlah awak media di Sekretariat Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Pasaman.

Baca: Gerindra SP 1 Kader yang Cekcok dengan Petugas PSBB Agam

"Menyangkut persoalan yang terjadi pada tanggal 12 Mei Tahun 2020 sekitar pukul 10.46 WIB di posko perbatasan Kabupaten Agam-Pasaman bahwa saya benar-benar mengaku khilaf dan merasa bersalah atas perbuatan tersebut. Untuk itu saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kabupaten Pasaman khususnya, dan masyarakat Sumbar umumnya," ungkap Martias disaksikan oleh Ketua DPC Partai Gerindra Pasaman, Bustomi para Fraksi dan pengurus di Sekretariat Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Pasaman, Rabu (13/5/2020) sore.

Martias menyampaikan bakal membagikan sekitar 2.000 paket sembako gratis dan 5.000 masker gratis kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawabannya kepada partai dan konstituennya di Pasaman.

"Saya akan bagikan 2.000 paket sembako dan 5.000 buah masker gratis yang diawasi oleh para kader Partai Gerindra Pasaman. Demikianlah permintaan maaf ini saya sampaikan setulusnya tanpa ada pemaksaan dari pihak manapun," tambah Martias.

Lihat juga: [INFOGRAFIS] Oknum Anggota Dewan Pelanggar PSBB!

Sementara itu, ketua DPC Partai Gerindra Pasaman sekaligus Ketua DPRD Pasaman, Bustomi juga meminta maaf kepada petugas PSBB di Kabupaten Agam atas sikap yang tidak sopan dilakukan kadernya.

"Atas nama keluarga besar DPC Partai Gerindra Kabupaten Pasaman meminta maaf atas sikap kurang berkenan dari kader kami kepada petugas posko PSBB Agam. Memang diakui kader kami saat kejadian itu dalam kondisinya dalam keadaan sakit sesuai yang direkomendasikan petugas medis di Kecamatan Tigo Nagari untuk cek kesehatan ke Kota Padang," ungkap Bustomi.

Atas sikap kadernya itu, kata Bustomi, dari internal Partai Gerindra sudah diberikan Surat Peringatan (SP) 1 dan membagikan ribuan paket sembako serta masker.

"Semoga kejadian ini tidak terulang lagi dan menjadi pelajaran bersama di antara kader lainnya. Kami selaku kader akan tetap mendukung dan mematuhi aturan pemerintah dalam pelaksanaan PSBB ini," tutupnya.

Baca: Cekcok dengan Petugas PSBB, Anggota DPRD Pasaman: Mau Viral Sampai Seribu Silakan

Sebelumnya, contoh tidak terpuji diperlihatkan salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), setelah videonya yang viral saat ditegur petugas untuk mematuhi protokol PSBB di daerah itu.

(hri/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga