Terkait Kerumunan Warga di Kantor Pos Padang, Supardi: Pembagian BLT Perlu Dievaluasi Kembali

Terkait Kerumunan Warga di Kantor Pos Padang Supardi Pembagian BLT Perlu Dievaluasi Kembali Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Supardi (Foto: Laila)

Covesia.com - Sekira jam 13:25 WIB siang di Kota Padang hari ini terlihat masyarakat berkerumun di depan kantor pos guna mengambil bantuan sosial tunai (BST).

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Supardi menilai kemungkinan itu adalah bantuan dari pusat atau dinas sosial. Namun, demikian hendaknya penyerahan bantuan tidak dilakukan di kantor Pos sehingga menyebabkan kerumunan.

"Kalau bantuan dari pusat artinya yang bertanggungjawab adalah kabupaten atau kota. Perlu dievaluasi lagi kebijakan dan kenyataan yang dilakukan," ungkap Supardi saat dihubungi Covesia.com melalui telepon, Selasa (12/5/2020).

Ditambahkan Supardi usaha yang dilakukan oleh pemerintah provinsi perlu ditinjau kembali. "Sebab dengan menyerahkan ke pihak ke tiga seperti PT. Pos banyak alamat yang sulit ditemukan," terangnya.

Ia menawarkan solusi agar penyerahan bantuan dilimpahkan ke RW dan RT. "Penerima harus dipecah, tidak melibatkan pihak ketiga seperti PT Pos. Tidak semua masyarakat punya no rumah dan alamat dan bahkan nama jalan, jadi jika diserahkan ke RT, RW, Walinagari, dan jorong akan lebih mudah," ujarnya.

Supardi mengatakan, kerumunan masyarakat di depan kantor pos adalah tanggungjawab pemerintah. "Perlu dievaluasi kebijakan yang dilakukan," pungkasnya. 

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga