Kejaksaan Kembalikan Lagi Berkas Rezka Oktoberia Ke Penyidik Polres Limapuluh Kota

Kejaksaan Kembalikan Lagi Berkas Rezka Oktoberia Ke Penyidik Polres Limapuluh Kota Kantor Kejaksaan Negeri Payakumbuh di Suliki (Foto: Hajrafiv Satya Nugraha/ Covesia))

Covesia.com - Kejaksaan Cabang Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota mengembalikan lagi untuk kedua kalinya berkas pemeriksaan mantan Caleg DPR RI partai Demokrat, Rezka Oktoberia yang telah ditetapkan sebagai tersangka Penipuan ke penyidik Satreskrim Polres Limapuluh Kota. Pengembalian ini dilakukan tanggal 29 April 2020 karena berkas dinilai tidak lengkap sesuai petunjuk awal yang diberikan oleh kejaksaan.

"Berkasnya kami kembalikan lagi ke penyidik karena masih ada kekurangan dari petunjuk awal yang kami berikan sebelumnya. Kekurangan tersebut, dalam bentuk formil dan materil," sebut Kepala Cabang Kejaksaan Suliki, Toni Indra melalui seluler kepada Covesia.com, Selasa (12/5/2020).

Namun untuk spesifik bentuk kekurangan yang dimaksud, Toni mengaku hal tersebut di belum bisa di publikasi karena masuk dalam bahan perkara. 

"Nanti saja. Bakal jelas nanti kalau sudah di pengadilan. Apa kekurangannya itu merupakan bahan perkara, tidak bisa dipublish sekarang," kata Toni.

Sebelumnya, perkara Rezka Oktoberia ini berawal dari laporan Zamhar Pasma Budhi ke Polsek Suliki dengan nomor LP/K/67/X/2019 Sek Suliki tanggal 22 Oktober 2020 tentang dugaan tindak pidana penipuan. Zamhar merasa dirugikan karena uang yang dipinjamkan kepada Rezka Oktoberia untuk kepentingan kampanye dalam Pileg 2019 senilai Rp 2 M lebih tidak kunjung dikembalikan. 

Atas laporan ini, Satreskrim Polres Limapuluh Kota melakukan penyelidikan dan menetapkan Rezka Oktoberia sebagai tersangka tanggal 29 Januari 2020. Namun, penetapan status tersangka ini di Pra Peradilankan oleh Rezka tanggal 12 Februari 2020 di Pengadilan NegerinTanjung Pati, Limapuluh Kota dengan nomor : 1/pud.pta/2020/PN-Tjp. 

Usaha Rezka dalam sidang Pra Peradilan ini berbuah pahit karena putusan hakim tanggal 26 Februari 2020 menyatakan Polres Limapuluh Kota sudah sesuai dengan prosedur dalam penetapan status tersangka Rezka. Alhasil, secara resmi status tersangka Rezka sah dimata hukum.

Dalam lanjutan kasus Rezka ini, Polres Limapuluh Kota menyatakan berkas Rezka sudah P-19 pada Maret 2020 ke Kejaksaan Negeri Payakumbuh Cabang Suliki, namun dikembalikan lagi oleh kejaksaan karena dianggap belum lengkap.

Kemudian berkas P-19 yang kedua dikirim tanggal 29 April 2020 dan dikembalikan lagi oleh kejaksaan. (agg)

Berita Terkait

Baca Juga