Selesai Masa Pemantauan, 119 ODP di Pasaman Dinyatakan Sehat

Selesai Masa Pemantauan 119 ODP di Pasaman Dinyatakan Sehat Gugus tugas penanggulangan Covid-19 Pasaman (Dok Covesia)

Covesia.com - Gugus tugas percepatan penanggulangan Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat mengatakan ratusan orang warga setempat yang sebelumnya berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dinyatakan sehat.

Ketua Gugus Tugas, Yusuf Lubis melalui Koordinator informasi publik, Williyam Hutabarat kepada Covesia.com, mengatakan ratusan warga ODP itu sudah selesai masa pemantauan.

"Ada 119 orang sebelumnya berstatus ODP sudah selesai melewati masa pemantauan selama 14 hari. Alhamdulillah semuanya sudah dalam kondisi sehat dan dipastikan sama sekali tidak terinfeksi Covid-19," kata Williyam Hutabarat, Jumat (10/4/2020).

Williyam Hutabarat menyebutkan hingga saat ini Pukul 17.44 WIB warga yang masih dalam pemantauan berstatus ODP sebanyak 40 orang.

"Saat ini juga tengah dilakukan pemantauan dan mudah-mudahan semuanya tidak ada yang berubah status ke Pasien Dalam Pengawasan (PDP)," katanya.

Ia juga menyebutkan untuk satu orang pasien positif terinfeksi Covid-19 yang dirawat di RSAM Bukittinggi kian membaik.

"Kemudian untuk satu lagi yang berstatus PDP juga dirawat di RSAM Bukittinggi. Kita doakan bersama semuanya cepat sehat agar bisa kembali berkumpul bersama keluarganya," katanya.

Sementara untuk pelaku perjalanan yang ternotifikasi saat ini sebanyak 1.620 orang.

"Untuk pelaku perjalanan yang notifikasi selesai sebanyak 1.717 orang. Kami meminta kepada pelaku perjalanan agar melakukan karantina mandiri dirumah masing-masing selama 14 hari serta memeriksakan kesehatannya. Mari sama-sama kita lakukan pencegahan secara maksimal wabah corona ini," katanya.

Selanjutnya untuk warga berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) saat ini sebanyak 30 orang.

Pihaknya juga tidak bosan-bosan meminta kepada masyarakat setempat mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan selama masa penanggulangan Covid-19.

"Jangan keluar rumah jika tidak ada urusan yang penting. Perbanyak aktifitas dirumah dan menghindari keramaian. Jika ada keperluan mendesak dan harus keluar rumah agar memakai masker serta perlengkapan pengaman lainnya," katanya.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat dan meningkatkan imun (daya) tubuh.

"Sering mencuci tangan pakai sabun setelah bepergian. Menjaga kesehatan dengan selalu mengkonsumsi makanan sehat bergizi untuk meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh agar tahan terhadap bahaya penyakit khsusnya Covid-19," tutupnya.

(hri/don)


Berita Terkait

Baca Juga