Anjuran Kapolres Pasaman Tangkal Covid-19

Anjuran Kapolres Pasaman Tangkal Covid19 Kapolres Kabupaten Pasaman AKBP Hendri Yahya (Foto: Heri Sumarno/Covesia)

Covesia.com - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat menyampaikan beberapa tips anjuran dalam menangkal dan mencegah penyebaran virus corona Covid-19 yang mewabah dunia saat ini.

Melalui Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya, menganjurkan masyarakat untuk bersama-sama menerapkan agar tidak meluas.

"Pertama, selalu berdoa kepada Allah SWT agar senantiasa sehat dan terhindar dari segala penyakit. Kemudian selalu kenakan masker saat keluar rumah," kata AKBP Hendri Yahya di Lubuk Sikaping, Jumat (10/4/2020).

AKBP Hendri Yahya menyebutkan masker tidak mesti dari apotik atau berstandar medis, tapi bisa terbuat dari kain. 

"Yang terpenting dapat menutupi hidung dan mulut. Berikutnya adalah mencuci tangan dan kebiasaan hidup bersih. Bersih tangan, bersih diri, bersih lingkungan, dan bagi kaum muslim bisa lebih sering lagi, bersih-bersih disaat berwudhu, sholat wajib ditambah sunat dhuha dan tahajud," katanya. 

Kemudian disiplin mematuhi himbauan untuk tinggal dirumah, tetap berolah raga dan berjemur pada pukul 9.00 WIB hingga pukul 10.00 pagi, serta mengkonsumsi vitamin C, D dan E. 

"Vitamin tidak mesti obat. Seperti vitamin C bisa diperoleh dari buah jeruk, apel dan lainnya. Vitamin D dari cahaya matahari pagi, sedangkan vitamin E dari kacang-kacangan," jelasnya. 

Selanjutnya mengajak warga yang hidup berkecukupan untuk mau bersedekah, saling berbagi membantu warga yang kurang mampu. 

"Bersedekah juga obat ampuh. Dengan banyak beramal dan bersedekah, hidup kita akan lebih terjaga, harta lebih bersih dan tentu akan didoakan oleh banyak orang," ungkapnya.

Dalam hal ini Polres Pasaman hingga jajaran polsek sudah menyalurkan bantuan sembako bagi tukang ojek dan masyarakat kurang mampu. 

"Kita berharap kedepan tidak ada lagi warga Pasaman yang terjangkit Covid-19 dan wabah ini segera berakhir, serta kehidupan kembali normal seperti sediakala," harapnya.

Ia juga meminta, terhadap Orang Dalam Pantauan (ODP) atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP), janganlah dikucilkan secara sosial, karena Covid-19 itu bukanlah aib bagi seseorang.

"Kepada perantau Pasaman yang pulang kampung, agar segera melapor dan memeriksakan kesehatannya. Bersihkan dan cuci seluruh barang bawaan, isolasi mandiri dulu minimal tujuh hari, dan jangan langsung berbaur dengan orang lain. Mari kita peduli dan taat aturan, InsyaAllah virus corona akan musnah, dan wabah ini akan segera berakhir," tutupnya.

(her)

Berita Terkait

Baca Juga