Pemko Payakumbuh Ciptakan UDA KOPAY, Aplikasi Pemantau Perkembangan Covid-19

Pemko Payakumbuh Ciptakan UDA KOPAY Aplikasi Pemantau Perkembangan Covid19 Sumber: istimewa

Covesia.com – Pemko Payakumbuh menciptakan sebuah aplikasi berbasis android untuk memantau perkembangan penyebaran virus Covid-19 di Kota Payakumbuh. Aplikasi ini bernama UDA KOPAY yang berguna untuk koordinasi antara masyarakat dengan pemerintah maupun tim medis.

Untuk mengakses UDA KOPAY ini, pengguna bisa mendownloadnya di Play Store di Handphone masing-masing. Disini akan ada penjelasan terkait virus Covid-19 di Kota Payakumbuh. Baik jumlah ODP maupun PDP. Aplikasi ini juga bisa dimanfaatkan satgas gugus penanggulangan penyebaran virus Corona Kota Payakumbuh dalam mengisi blanko.

“Dengan aplikasi ini, petugas dapat terbantu dan lebh efisien dalam melakukan pendataan maupun pemeriksaan kepada masyarakat,” sebut Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz.

UDA KOPAY merupakan Aplikasi yang dirancang khusus oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Payakumbuh untuk membantu pendataan pengunjung posko tanggap darurat covid-19 Kota Payakumbuh sehingga kita dapat memantau dan melihat secara berkala perkembangan data pemeriksaan warga serta jumlah ketersediaan logistik berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang dibutuhkan oleh petugas piket.

"Pada Aplikasi UDA KOPAY seluruh data pengunjung dan kelengkapan logistik APD lengkap mulai dari Masker, Hand sanitizer,Thermogun, serta desinfektan semuanya terperinci. Hal tersebut akan membantu Dinas Kesehatan untuk melakukan pengecekan apa saja kelengkapan logistik yang kurang sehingga secara otomatis dapat langsung disediakan kelengkapannya oleh Dinas Kesehatan," terang Erwin

Lebih lanjut Erwin mengatakan, Dengan adanya pendataan dan penginputan data ke Aplikasi UDA KOPAY, Stake holder terkait yang tergabung dalam gugus tugas penanganan covid-19 Kota Payakumbuh akan sangat terbantu dan mendapatkan data yang sangat akurat karena setiap data yang dibutuhkan dapat diakses dengan mudah dan efisien.

Erwin berharap Mudah-mudahan dengan semuanya warga terdata dan masuk ke sistim, serta penyediaan logistik lengkap, semoga kinerja kita menjadi lebih baik lagi untuk kedepannya. Semua orang yang dalam pantauan, kita masukkan ke sistim jadi kita bisa pantau lebih akurat. Jika nanti orang yang sudah 14 hari terdata sebagai ODP, secara otomatis sistim setelah 14 hari akan langsung memgeluarkan nama tersebut. Itulah yang akan membuat data kita selalu update.

"Untuk para petugas Piket, Kita adalah garda terdepan dalam melayani dan melindungi masyarakat dalam menghadapi wabah virus corona, Kita menginginkan kota Payakumbuh Zero covid-19, selalu semangat dan jaga kesehatan diri masing-masing. Semoga wabah ini cepat berlalu dan keadaan kembali seperti semula,"pungkas Erwin. (agg)

Berita Terkait

Baca Juga