Tahun Ini, Pasar Pabukoan di Payakumbuh Ditiadakan

Tahun Ini Pasar Pabukoan di Payakumbuh Ditiadakan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Dahler

Covesia.com - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Pasar pabukoan ditiadakan di Kota Payakumbuh, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Dahler didampingi Kabid Pasar Arnel. 

"Keputusan ini sudah dikonsultasikan dengan Ketua Tim Gugus Tugas Wali Kota Riza Falepi bersama Sekeretaris Daerah Rida Ananda.Pasar pabukoan identik dengan keramaian, orang yang datang berbondong-bondong kesana, Pemerintah sudah mentiadakan kegiatan keramaian dikhawatirkan menyebarnya Virus Corona," kata Dahler.

Sedangkan, jika pasar pabukoan dibuka maka walaupun ada yang berjualan, belum tentu ada orang membeli, karena sebagaian masyarakat juga tidak mau keluar rumah karena takut dengan bahaya Covid-19.

"Walaupun ada masyarakat  berbelanja disana, dikhawatirkan menyebarnya  Covid-19 di Kota Payakumbuh, pemerintah tidak mau mengambil resiko," jelas Dahler.

Pasar pabukoan dilarang atau ditidakan karena temponya hanya berkisar 2 hingga 3 jam.

"Maka yang datang akan sangat ramai dan padat, kontak fisik disana sangat kentara sekali dan sangat berdekatan," kata Dahler.

Sedangkan, pasar tradisional, kebutuhannya tidak seperti pasar pabukoan, kebutuhannya sepanjang hari dan bahan-bahan mentah yang dijual, masyarakat yang berbelanja pun  tidak sepadat pasar pabukoan.

"Kami berharap masyarakat bisa maklum dengan kebijakan ini, baik pedagang yang setiap tahun berdagang di pasar pabukoan, maupun warga yang suka berbelanja kebutuhan berbuka saat Ramadannya di sana," harap Dahler.

"Semoga saja dengan antisipasi ini dapat menyelamatkan kita dari bahaya Covid-19, kita berharap di Payakumbuh, Sumbar, Indonesia, bahkan di dunia ini masalah Virus Corona cepat berlalu dan sebelum masuk puasa kita berikhtiar semoga Virus Corona berakhir," lanjutnya. 

(agg)

Berita Terkait

Baca Juga