66 Warga Binaan Lapas Klas IIA Bukittinggi Mendapat Asimilasi Dirumahkan

66 Warga Binaan Lapas Klas IIA Bukittinggi Mendapat Asimilasi Dirumahkan Lapas klas IIA Bukittinggi. Foto: Debi Kurnia

Covesia.com - Sebanyak 66 warga binaan lembaga pemasyarakatan klas IIA Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) mendapatkan asimilasi dirumahkan dampak Covid-19.

Kalapas Klas IIA Bukittinggi, Marten, Kamis (2/4/2020) mengatakan kemaren telah diberikan asimilasi kepada 65 warga binaan dan hari ini ada satu asimilasi yang dikeluarkan, jadi sudah 66 warga binaan yang mendapatkan asimilasi tersebut. 

"Ini asimilasi bagi warga binaan untuk dirumahkan dampak dari Covid-19,  bukan berarti mereka bebas namun tetap dipantau pihak kejaksaan negeri Bukittinggi, Balai pemasyarakatan, kepolisian dan lapas sendiri," ungkapnya. 

Ia menjelaskan selama mendapatkan asimilasi itu warga binaan tidak boleh bekerja apalagi keluar dari kota tempat ia tinggal karena sudah ada perjanjian. 

Jika warga binaan itu melanggar perjanjian maka warga binaan itu akan di masukan kembali ke Lapas. 

Adapun kriteria asimilasi dampak Covid-19 tersebut meliputi warga binaan yang berkelakuan baik, bukan narapidana kasus korupsi, narapidana kasus narkoba di atas 5 tahun, bukan terpidana teroris, sudah menjalani setengah masa tahanan dan bukan terpidana kasus kejahatan trans internasional. 

"Asimilasi ini merupakan pencegahan Covid-19 serta mengurangi kepadatan. Saat ini penghuni warga binaan lapas klas IIA Bukittinggi tersisa 606 orang," katanya. 

Pihaknya akan melakukan pengecekan berkas kembali jika ada warga binaan yang memiliki kriteria sesuai peraturan dari kemenkumham dan memenuhi syarat. 

Untuk warga binaan yang mendapatkan asimilasi berasal dari berbagai Kabupaten kota di Sumbar seperti Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Payakumbuh, Limapuluh Kota, Pasaman Barat, Batusangkar, dan Kota Padang. 

"Sebelum dikeluarkan kita pastikan warga binaan itu dalam kondisi sehat agar nantinya setibanya di rumah tidak menularkan penyakit kepada keluarganya," ujarnya.  

(deb/rdk) 

Berita Terkait

Baca Juga