Seorang Warga Pasbar Berstatus PDP Covid-19

Seorang Warga Pasbar Berstatus PDP Covid19 Satgas Penanggulangan Covid-19 Pasbar (Dok Covesia)

Covesia.com - Seorang warga Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19).

Bupati Yulianto melalui juru bicara penanganan Covid-19, dr. Gina Alecia mengatakan pasien itu diketahui memiliki riwayat perjalanan dari daerah pendemi Pulau Jawa.

"Pasien PDP menderita demam, batuk dan sesak nafas seperti gejala pengidap Covid-19. Saat ini pasien tengah menjalani perawatan intensif dan isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jambak, Pasaman Barat," terang dr. Gina Alecia kepada Covesia.com, Rabu (1/4/2020) malam.

Dari data riwayat perjalanannya kata dr. Gina Alecia, pasien itu bakal menjalani ingkubasi selama empat hari kedepan.

"Pasien diketahui sudah sepuluh hari berada di Pasaman Barat. Berarti dari hitungannya 14 hari yang ditetapkan, pasien hanya akan menjalani empat hari lagi," katanya.

Setelah itu kata dia dokter akan melakukan pemeriksaan kembali terhadap kondisi kesehatan pasien.

"Kalau kondisi kesehatannya semakin membaik dan sehat akan dipulangkan kembali kerumahnya. Namun apabila kondisi kesehatannya tambah buruk kemungkinan akan langsung di rujuk ke Rumah Sakit Achmat Mochtar Bukittinggi," katanya. 

Pihaknya juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum bisa memastikan apakah pasien positif terinfeksi Covid-19.

"Kita lihat dulu perkembangan kesehatannya. Menyatakan positif atau negatif nanti sesuai hasil uji laboratorium usai di rujuk ke RASM Bukittinggi. Tapi nyatanya sekarang pasien masih menjalani isolasi. Mudah-mudahan negatif," tambahnya.

Sementara untuk warga setempat berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 80 orang.

"Tiga orang sudah melewati masa status ODP. Jadi sisa warga bertatus ODP saat ini sebanyak 77 orang. Kemudian untuk Notifikasi sekitar 1.300an lebih," katanya.

Pihaknya menegaskan bersama Satgas bakal mengupayakan sedemikian tindakan pencegahan Covid-19 didaerah setempat.

"Mulai dari penyemprotan ribuan liter disinfektan ke sejumlah fasilitas umum, penggunaan hand sanitizer, pengawasan kawasan perbatasan, dan kebijakan lainnya sesuai protokol yang ada. Mari sama-sama kita cegah Covid-19 ini, dengan memperbanyak aktifitas dirumah dan menjaga pola hidup sehat," tutupnya.

(hri/rdk)


Berita Terkait

Baca Juga