Jumlah Orang Dalam Pantauan di Bukittinggi 93 Orang

Jumlah Orang Dalam Pantauan di Bukittinggi 93 Orang Rumah Sakit Umum Daerah Achmad Muchtar Bukittinggi

Covesia.com - Jumlah orang dalam pantauan (ODP) di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) mencapai 93 orang. 

"Jumlah itu terhitung dari tanggal 17 Maret hingga 1 April 2020," kata Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, Rabu (1/4/2020).

Sedangkan untuk orang yang melapor ke posko penanganan Covid-19 Kota Bukittinggi yang baru balik dari daerah terjangkit sebanyak 452 orang. 

Sementara itu, di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Achmad Muchtar Bukittinggi, ada 12 pasien gejala Covid-19 dengan 5 pasien positif terpapar Covid-19.

Dimana dua pasien suspect Covid-19 meninggal dunia asal Solok Selatan dan kota Bukittinggi. 

RSAM Bukittinggi juga menyediakan IGS khusus untuk penanganan pasien gejala covid-19.

"Dua di antara warga Bukittinggi yang positif Covid-19 kesehatannya mulai membaik dirawat di ruang isolasi khusus, dan masih dalam pemantauan khusus dari tim medis," sebutnya. 

Untuk penanganan Covid-19, pemerintah kota Bukittinggi akan segera menganggarkan dana sebesar Rp 100 miliar lebih dari dana APBD hingga akhir tahun 2020.

"Sekarang pemerintah kota telah menyediakan sejumlah wastafel di beberapa titik untuk mencegah penularan Covid-19 terutama dikeramaian," ungkapnya. 

Pemerintah Kota Bukittinggi akan meletakkan 60 unit wastafel yang bisa digunakan masyarakat untuk mencuri tangan seperti di Pasar, terminal, rumah sakit, jalan utama dan lokasi yang banyak dilalui masyarakat. 

(deb/rdk) 

Berita Terkait

Baca Juga