Pemko Bukittinggi Bebaskan Biaya Retribusi Pasar Selama Empat Bulan

Pemko Bukittinggi Bebaskan Biaya Retribusi Pasar Selama Empat Bulan Ilustrasi - kawasan pasar di Bukittinggi. Foto: Debi Kurnia

Covesia.com - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) mengeluarkan kebijakan dengan membebaskan biaya retribusi pasar selama empat bulan ke depan bagi para pedagang pasar. Hal ini menyusul dampak yang ditimbulkan akibat wabah Covid-19. 

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan saat ini kondisi ekonomi masyarakat sangat sulit karena melemahnya aktivitas jual beli di tiga pasar di Bukittinggi. 

"Karena dampak antisipasi pemerintah dalam penyebaran covid-19, tentu berdampak pada penurunan omset," katanya, Rabu (1/4/2020).

Ia menjelaskan langkah ini sebagai upaya membantu ekonomi warga, khususnya pedagang selama empat bulan kedepan. 

Sementara kategori pembebasan biaya retribusi meliputi retribusi grosir, retribusi pertokoan, retribusi kios, retribusi lapangan bulanan, retribusi lapangan harian dan retribusi kebersihan terhitung 1 April hingga 31 Juli 2020.

Pemerintah Kota Bukittinggi memprediksi ada sekitar Rp 1 miliar per bulan total biaya retribusi pasar dari 16.000 pedagang.

Meski demikian pemerintah menyebutkan tidak ada pasar di Bukittinggi yang ditutup. 

"Aktivitas pasar masih berjalan seperti biasa," sebutnya. 

(deb) 

Berita Terkait

Baca Juga