Pilwana di Pesisir Selatan Ditunda Akibat Pandemi Covid-19

Pilwana di Pesisir Selatan Ditunda Akibat Pandemi Covid19 Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB), Pessel, Wendi. (Istimewa)

Covesia.com-Dampak Covid-19, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) menunda pemilihan wali nagari yang direncanakan 20 April 2020 mendatang, akhirnya ditunda. 

Diketahui, dari 182 nagari di Kabupaten Pesisir Selatan, 19 diantaranya akan melakukan pemilihan wali nagari serentak yang telah di jadwalkan 20 April 2020 mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB), Pessel, Wendi mengatakan, penundaan itu sesuai rujukan surat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menetapkan darurat nasional karena pandemi Covid-19 berakhir 29 Mei 2020.

"Kita telah mensepakati, pilwana serentak yang telah di jadwalkan ditunda, sampai waktu yang tidak ditentukan,"ungkapnya pada wartawan Selasa (31/3/2020).

Ia menambahkan, selain rujukkan BNPB pusat kata Wendi, penundaan Pilwana juga didasarkan pada maklumat Kapolri. 

Dengan isi maklumat Kapolri, salah satu isinya adalah membubarkan warga yang berkerumun. 

"Sama-sama kita ketahui, pilwana serentak, akan membuat tempat berkumpul masyarakat. Jadi, kita kawatir akan mempermudah,"ujarnya

Menurutnya, Pilwana serentak akan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat yang dikhawatirkan akan mempermudah penyebaran Covid-19.

"Jadi dengan demikian kita dari Pemkab lebih baik menunda, sampai situasi kembali aman,"ujarnya lagi

Lanjutnya, kemudian keputusan pemerintah pusat Mendagri, juga menyarankan Pilwana ditunda.

 "Kita ikuti saja surat dari Mendagri yaitu ditunda dulu. Situasi sekarang masih darurat nasional lebih baik kita fokus bersama menangani pandemi Covid-19 di Pessel, "tutupnya.

(idr)

Berita Terkait

Baca Juga