Pengeboman Ikan Diduga Terjadi di Lautan Mentawai

Pengeboman Ikan Diduga Terjadi di Lautan Mentawai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Mentawai Usman Labai

Covesia.com - Beredar informasi di media sosial terkait munculnya ikan laut yang sudah mati ke permukaan pantai di desa Sagulubbek kecamatan Siberut barat daya.

Usman Labai, Kepala dinas kelautan dan perikanan Mentawai saat dikonfirmasi awak media membenarkan hal tersebut sudah terjadi belakangan ini. Sedikitnya sekira sekitar 500 ekor hingga 1 ton ikan mati akibat tindakan oknum tidak bertanggungjawab tersebut.

"Kita menduga hal tersebut disebabkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab dengan menggunakan bahan peledak atau alat tangkap ilegal," ungkap Usman di Tuapejat, minggu (29/3/2020).

Aktivitas pengeboman ikan tidak hanya mengurangi populasi ikan di lautan namun juga merusak ekosistem di laut. Usman mengimbuhkan bahwa kejadian tersebut bisa saja dipicu karena kondisi saat ini aparatur sibuk menanggulangi virus Corona.

Ia menambahkan bahwa berdasarkan UU no.23 tahun 2014, terkait tindakan dan kewenangan sektor kelautan berada ditangan provinsi.

"Kita tidak punya kewenangan khusus dalam penindakan, namun hanya sebagai informan. Kita meminta adanya pengawasan atau supervisi dari Lantamal dan Pol air di sana," tuturnya.

Sementara itu, terkait kejadian ini Usman mengatakan bahwa pihaknya sudah melaporkan ke tingkat provinsi untuk ditindaklanjuti.

(Kornelia Septin Rahayu)


Berita Terkait

Baca Juga