IJTI Sumbar Inisiasi Jumpa Pers Online Dengan Gubernur

IJTI Sumbar Inisiasi Jumpa Pers Online Dengan Gubernur Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno (Ist)

Covesia.com - Himbauan untuk tidak melakukan wawancara tatap muka tidak menghalangi jurnalis di Sumbar untuk mendapatkan berita. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Sumbar menfasilitasi jurnalis televisi untuk mendapatkan data real time secara online.

Jumpa pers jarak jauh ini, dilaunching pada Minggu (29/3) dengan menghadirkan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, dan diikuti puluhan jurnalis.

"IJTI Sumbar mencoba menggagas ini melalui diskusi di WA Group. Tujuannya agar jurnalis tetap bisa mengupdate informasi dengan narasumber secara langsung. Ini juga implementasi dari himbauan IJTI Pusat untuk meminimalisir penyebaran Covid-19," sebut Ketua IJTI Sumbar, John Nedy Kambang dalam keterangan tertulis yang diterima Covesia.com, Minggu.

Wawancara video conference ini berlangsung kurang lebih 45 menit, dimoderatori oleh Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar, Jasman Rizal.

"Hingga siang ini jumlah pasien positif Covid-19 berjumlah 8 orang, tambahan satu orang berasal dari hasil labor PDP di RSUP M. Djamil Padang," kata Irwan Prayitno dalam jumpa pers online tersebut.

Selain persoalan perkembangan terkini, para jurnalis juga menanyakan tentang kesiapan Sumbar menghadapi wabah virus corona. Salah satunya adalah persoalan karantina terbatas.

"Untuk lockdown jelas kewenangan pusat, tapi untuk membatasi lalu lintas orang dan barang, kita akan lakukan, saat ini masih berlangsung rapat pembahasan hal tersebut yang dipimpin pak Wagub, nanti kita akan informasikan hasilnya," kata Gubernur.

Jumpa pers online ini rencananya akan terus dilakukan oleh IJTI Sumbar, beberapa narasumber sudah memastikan diri untuk terlibat dalam kegiatan ini.

"Cara ini akan kita lanjutkan, ini penting, karena selain melindungi jurnalis, juga sebagai tanggung jawab untuk tetap menyebarluaskan informasi kepada masyarakat, hasil rekaman ini akan dijadikan untuk bahan berita jurnalis tv," terang John Nedy Kambang.

"Secara sistim dan alat untuk jumpa pers online ini kita siap kapanpun, walaupun digelar secara mendadak," kata Ariz Purnama, yang menyediakan server untuk live ini.

(adi)

Berita Terkait

Baca Juga