Dampak Wabah Covid-19, Pedagang Makanan Tradisional di Kota Pariaman Alami Penurunan Omzet 

Dampak Wabah Covid19 Pedagang Makanan Tradisional di Kota Pariaman Alami Penurunan Omzet  Pedagang 'Sala Lauak' di kawasan Pantai Gandoriah Pariaman (Foto: Covesia/ Peri)

Covesia.com - Mewabahnya virus Corona atau Covid-19 di sejumlah wilayah di Indonesia, juga berdampak kepada sejumlah pedagang makanan tradisional 'Sala Lauak' di Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Hal tersebut dikatakan salah seorang pedagang 'Sala Lauak' di kawasan Pantai Gandoriah, Erna (46) saat ditemui Covesia.com pada Sabtu (28/3/2020).

"Sejak wabah virus corona ini, omzet dagangan saya jauh mengalami penurunan dari sebelumnya," kata Erna.

Lanjut Erna, biasa perharinya omzet dagang sala lauknya berkisar Rp150 ribu. Namun akhir-akhir ini perhari yang didapatnya sekitar Rp30 ribu.

"Ini karena sekarang sepinya pengunjung pantai," ujarnya.

Dikatakan Erna, sepinya itu sudah sejak Sabtu (21/3/2020) kemarin, hingga sekarang ini. Sehingga pedagang yang menjual sala lauak di pantai tersebut sudah banyak yang tidak berjualan.  

Hal senada juga dikatakan Eti (46) yang juga merupakan penjual sala lauak di daerah itu, bahwa memang akhir-akhir ini omzet pedagang sala turun drastis, dan mereka sudah banyak yang tidak berjualan.

"Biasanya jumlah pedagang di lokasi ini berjumlah belasan orang, namun yang berjualan sekarang hanya tiga orang," ungkapnya.

"Kalau saya tetap berjualan karena usaha saya hanya ini, kalau tidak jualan biaya makan bagaimana," jelasnya. 

Meskipun Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman tidak memberlakukan penutupan sejumlah objek wisata di daerah itu, namun dengan adanya wabah Covid-19 ini tetap saja objek wisata di daerah tersebut sepi dari wisatawan.

(per/don)

Berita Terkait

Baca Juga