Payakumbuh Uji Coba Lockdown Selama 3 Hari, Akses Keluar Masuk Mulai Diperketat

Payakumbuh Uji Coba Lockdown Selama 3 Hari Akses Keluar Masuk Mulai Diperketat Payakumbuh Uji Coba Lockdown Selama 3 Hari, Akses Keluar Masuk Mulai Diperketat (Foto: Angga)

Covesia.com - Walikota Payakumbuh, Riza Falepi resmi mengeluarkan Instruksi untuk memperketat perbatasan dan aktivitas warga sejak Jumat (20/3/2020). Surat yang bernomor 5 tahun 2020 ini berisikan 20 poin yang seluruhnya mengarah pada kebijakan Lockdown.

Pantauan Covesia.com di beberapa titik masuk pusat Kota Payakumbuh, sudah ada penjagaan dan pengawalan petugas keamanan. Di tengah jalan sudah dibentangi plang besi dan papan pengumuman dilarang masuk. Namun selama tiga hari atau sampai Minggu (29/3/2020) instruksi ini masih dilonggarkan. Masyarakat masih bisa keluar masuk ke pusat kota Payakumbuh jika mendapat izin petugas atau dalam keadaan mendesak.

“Ini baru diawal. Sampai hari Minggu besok, masih dilonggarkan sedikit. Masih ada toleransi keluar masuk, sebelum Kota Payakumbuh benar-benar kami tutup secara menyeluruh,” sebut Riza Falepi dalam keterangan persnya kepada wartawan, Sabtu (28/3/2020).

Riza juga mengatakan penutupan ini dilakukan secara bertahap. Mulai diawali dengan penutupan jalan dan melarang ASN maupun anggota DPRD Kota Payakumbuh melakukan perjalanan dinas keluar kota. Selain itu, pelayanan di Mall Pelayanan Publik (MPP) juga ditutup sementara. Masyarakat bisa mengurus layanan publik langsung ke kantor terkait.

“Kantor-kantor untuk pelayanan publik masih buka. Hanya MPP dan akses jalan keluar masuk yang ditutup sementara waktu. Seluruh ASN dan pelaku ekonomi masih bekerja. Namun di himbau untuk membatasi kontak secara langsung,” katanya.

Langkah yang diambil oleh Riza ini mengingat geografis Kota Payakumbuh merupakan jalur perlintasan Kota Pekanbaru dan Padang. Intensitas kendaraan melintas sangat tinggi yang berkemungkinan resiko terpapar wabah Covid-19 juga cukup tinggi.

Untuk solusi akses transportasi ini, tidak seluruh akses transportasi Kota Payakumbuh yang ditutup, hanya akses ke pusat kota, para pengendara bisa melewati jalan By Pass di Simpang Napa yang tembus ke Ngalau Indah (simpang tugu sepeda). Sepanjang jalan, petugas diminta untuk memperhatikan pengendara dari luar daerah untuk tidak berhenti.

“Hanya satu akses jalan yang kami buka untuk pengendara yang melintas di Kota Payakumbuh. Tetapi pengendara dari luar daerah dilarang untuk berhenti,” katanya.

(agg)

 

Berita Terkait

Baca Juga