Satgas Pasbar Semprotkan 33.000 Liter Disinfektan di Fasilitas Umum

Satgas Pasbar Semprotkan 33000 Liter Disinfektan di Fasilitas Umum Satgas pencegahan Virus Corona (Covid-19) saat melakukan penyemprotan desinfektan ke badan jalan di Pasaman Barat, Kamis (26/3/2020)

Covesia.com - Satuan Tugas (Satgas) pencegahan Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat bersama personil gabungan melakukan penyemprotan sebanyak 33.000 liter cairan desinfektan disejumlah titik fasilitas umum setempat, Kamis (26/3/2020).

Sejumlah armada Damkar, mobil water canon Polres, BPBD, beserta puluhan alat semprot manual dikerahkan untuk melakukan penyemprotan tersebut.

Ratusan personil gabungan BPBD, Damkar, TNI-Polri, dan Satpol PP diturunkan dalam operasi penyemprotan desinfektan kali ini.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto menjelaskan penyemprotan desinfektan pada fasilitas umum akan berlanjut hingga tanggal 29 Maret 2020 mendatang.

"Tadi kita mulai dari Kantor Bupati. Ribuan liter Disinfektan akan disemprotkan hari ini dan terus berlanjut hingga ke Kecamatan, Nagari dan Jorong. Saya berharap kepada masyarakat agar terus menjaga kesehatan, kebersihan dan tetap patuhi aturan pemerintah," kata Yulianto.

Langkah ini diambil kata Yulianto untuk memperkecil segala kemungkinan penyebaran Covid-19 dari fasilitas umum.

"Kita tidak tahu dari mana saja Covid-19 ini menyebar. Karena masyarakat banyak bersentuhan dengan fasilitas umum, makanya yang pertama kita semprot ya fasilitas yang rentan ini," katanya.

Yulianto menyebutkan hingga saat ini belum ada masyarakat Pasbar yang terjangkit Covid-19. Segala upaya dan pencegahan dilakukan pemerintah untuk memutus mata rantai perkembangan virus Corona.

"Kita akan terus pantau orang keluar masuk Pasbar, begitu juga dengan mahasiswa kita yang balik ke kampung halaman. Kita terus komunikasi dengan Satgas percepatan Penanganan virus Corona," kata Yulianto.

Sementara Dandim 0305 Pasaman, Letkol Inf. Ahmad Aziz menyampaikan bahwa penyemprotan desinfektan dilakukan serentak seluruh Indonesia. 

"Karena ini salah satu cara untuk memutuskan mata rantai perkembangan virus corona. Kita berharap penyemprotan desinfektan ini bisa mengurangi berkembang Virus Corona yang sudah menyerah kita," ungkap 

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga