Ekonomi Masyarakat Jadi Alasan Pemko Pariaman Belum Tutup Objek Wisata di Wilayah Itu

Ekonomi Masyarakat Jadi Alasan Pemko Pariaman Belum Tutup Objek Wisata di Wilayah Itu Foto: Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin

Covesia.com - Meski di daerah lain, di Sumatera Barat sebagian sudah melakukan penutupan terhadap tempat wisatanya. Namun Kota Pariaman masih membuka objek wisatanya.

Terkait hal itu Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin menyebutkan, penutupan objek wisata tidak dilakukan karena pemerintah di sana masih memikirkan ekonomi masyarakat.

"Itu alasan kami masih membuka objek wisata sampai saat ini, karena ekonomi masyarakat di sini masih banyak tergantung kepada pengunjung yang datang ke objek wisata tersebut," sebut Mardison pada Minggu (22/3/2020).

Lanjut Mardison, itu dikakukan pihaknya bukan karena tidak memahami imbauan Gubernur Sumbar, untuk menutup objek wisata demi mencegah penyebaran wabah covid-19 ini. Tapi tentu perlu juga memikirkan ekonomi masyarakat.

Selain itu, objek wisata tersebut juga tergantung dengan akses transportasinya. Sementara pengunjung yang ingin berwisata ke Kota Pariaman kebanyakan menggunakan kereta api.

"Maka perlu diketahui juga penumpang kereta api tersebut bukan berasal dari luar Sumbar, namun dari Kota Padang yang merupakan pengunjung terbanyak menggunakan kereta api tersebut," katanya.

Jadi, jika objek wisata di Kota Pariaman ini ditutup, tentu akses transportasi kereta api dari Kota Padang ke Kota Pariaman juga ditutup.

Tapi meski demikian, Pemkot Pariaman tetap waspada dalam menghadapi wabah covid-19 yang kapan saja mungkin bisa terjadi.

Buktinya Pemkot Pariaman secara terus menerus selalu melakukan pencegahan agar tidak menyebarnya covid-19 ini di Kota Pariaman, yaitu dengan menempatkan petugas kesehatan untuk berjaga dan melakukan penyemprotan disinfektan di kantor, sekolah, masjid/mushalla maupun objek wisata lainnya.

(per/adi)

Berita Terkait

Baca Juga