Antisipasi Covid-19, Perguruan Tinggi di Pasaman Berlakukan Kuliah Online

Antisipasi Covid19 Perguruan Tinggi di Pasaman Berlakukan Kuliah Online Ilustrasi - pixabay

Covesia.com - Perguruan tinggi di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat terpaksa memberlakukan kuliah online (daring) guna mengantisipasi tertularnya virus corona (Covid-19).

Tidak hanya kuliah online, sejumlah aktifitas civitas akademika di kampus terpaksa ditunda hinga meredanya wabah corona di tanah air.

"Kami sudah putuskan secara bersama unsur pimpinan Yappas bahwa aktifitas perkuliahan Mahasiswa dilakukan secara online (Daring) terhitung sejak tanggal 18 Maret hingga 1 April 2020 mendatang," terang Waka. III Bidang Kemahasiswaan STIE-STIH Yappas, M. Dwi Richa J. P kepada Covesia.com, Sabtu (21/3/2020).

M. Dwi Richa J. P memastikan seluruh aktifitas perkuliahan Mahasiswa sangat dikawal dengan ketat meskipun dilakukan secara online dari rumah masing-masing.

"Kami sudah berikan arahan kepada dosen masing-masing untuk tetap mengawal dengan ketat aktifitas kuliah secara online ini. Salah satunya dengan tegas melakukan absensi Mahasiswa. Kemudian kepada Mahasiswa juga kami sampaikan agar tidak menganggap enteng peralihan kuliah online ini. Namun untuk bisa memaksimalkannya," tambah Richa.

Pihaknya juga sudah memberlakukan kegiatan rapat maupun pertemuan secara online.

"Sangat kita hindari mengumpulkan banyak orang untuk antisipasi Covid-19 ini. Acara reuni akbar yang diagendakan di Pasaman Barat kita undur sampai wabah ini aman," katanya.

Untuk dilingkungan Kampus kata dia juga dilakukan pencegahan Covid-19 dengan menyediakan cuci tangan antiseptik (hand sanitizer) diruangan kantor.

"Setiap pegawai maupun tamu yang datang wajib mencuci tangan dengan hand sanitizer yang kami sediakan. Begitupun sebaliknya saat hendak meninggalkan kantor. Kemudian untuk absensi pegawai dan dosen dialihkan dari finger print ke absen manual," katanya.

Ia juga sudah mengimbau kepada seluruh civitas akademika STIE-STIH Yappas untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan agar tidak terinfeksi covid-19.

"Mengurangi aktifitas diluar rumah. Jaga pola hidup sehat. Tidak melakukan pertemuan atau berkumpul untuk kegiatan yang tidak penting. Tetap berdoa agar wabah covid-19 ini segera hilang dari muka bumi agar kita bisa beraktifitas sebagai mana biasanya," tutupnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua STAI-YDI Lubuk Sikaping, Nur Aina yang membatasi aktfitas perkuliahan Mahasiswa di kampus dalam 14 hari kedepan.

"Tugas perkuliahan dialihkan kerumah masing-masing. Kegiatan rapat bersama, senat, dan kunjungan keluar daerah pun terpaksa dibatalkan. Bagi Dosen yang berasal dari luar daerah juga sementara waktu kami minta mengontrol mahasiswa dari rumah masing-masing," tutupnya.

Pihaknya berharap wabah corona ini segera berakhir dari tanah air. Agar tidak mengganggu aktifitas sehari-hari dan kembali aman dalam bekerja.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga