Diduga Dianiaya, Balita 3,5 Tahun Tewas di Tangan Ibu Tiri di Agam

Diduga Dianiaya Balita 35 Tahun Tewas di Tangan Ibu Tiri di Agam Ilustrasi (Pixabay)

Covesia.com - Seorang balita usia 3,5 tahun di Kabupaten Agam, Sumbar tewas di tangan ibu tiri setelah dianiaya. 

Menurut keterangan Kapolres Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santoso, Jumat (20/3/2020) mengatakan kuat dugaan korban balita berjenis kelamin perempuan itu tewas dianiaya ibu tiri. 

"Korban meninggal di rumah sakit kemarin sekitar pukul 18.30 Wib dengan ditemukannya luka lebam di sekujur tubuh," katanya. 

Ia menjelaskan korban pertama kali dibawa ke rumah sakit oleh ibu kandung karena mengalami kejang-kejang. Karena curiga dengan kondisi anak sang ibu melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian.

Setelah mendapatkan laporan dari ibu kandung balita, polisi langsung mengamankan tersangka ibu tiri R (26) di rumahnya di Guguak Tinggi, kecamatan IV Koto Kabupaten Agam. 

"Kita juga mengamankan adik ibu tiri yang masih usia sekolah dan suami tersangka H (27) yang ikut menganiaya korban," ungkapnya. 

Sedangkan menurut keterangan tetangga tersangka korban sering berteriak minta tolong karena sering dipukul dan dianiaya. 

Iman menambahkan korban tewas karena mengalami pendarahan di otak akibat dipukul dengan benda tumpul. 

"Untuk saat ini korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar di Kota Padang untuk dilakukan autopsi," katanya. 

Atas perbuatan tersangka, ujar Iman, tersangka dikenakan pasal 44 ayat 1 UU no 23 tahun 2004 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara. 

(deb) 

Berita Terkait

Baca Juga