Soal Larangan Masuk ke Arab Saudi, BIM Minta Airline Infokan Pembatalan Penerbangan ke Agen

Soal Larangan Masuk ke Arab Saudi BIM Minta Airline Infokan Pembatalan Penerbangan ke Agen Rapat koordinasi pihak otoritas Bandara Wilayah VI Bandara Internasional Minangkabau dengan pihak terkait lainnya, Jumat (28/2/2020)(Foto: dok.humas)

Covesia.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia Jeddah telah mengedarkan keterangan pers tentang larangan warga asing termasuk warga negara Indonesia untuk berkunjung ke Arab Saudi, baik dalam rangka wisata maupun ibadah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Otoritas Bandara Wilayah VI Padang, Agoes Subagyo meminta pihak Airlines untuk menginfokan pembatalan penerbangan kepada para agen.

"Diharapkan dalam 3 x 24 jam ke depan, pihak Airline sudah menginfokan pembatalan penerbangan kepada para Agen. Sehingga kita mengharapkan tidak terjadi crowd di terminal bandara," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Covesia, Jumat (28/2/2020).

Otoritas Bandara Wilayah VI Padang juga meminta pihak Airline untuk menjadwalkan kembali keberangkatan penumpang selanjutnya ke Arab Saudi.

Selain itu, kata Agoes, pihak Otoritas Bandara Wilayah VI Padang juga meminta PT Angkasa Pura II selaku operator bandara untuk membantu melakukan penanganan terhadap penumpang batal atau diundur keberangkatannya sampai batas waktu yang belum ditentukan. 

Sementara itu, Executive General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Yos Suwagiono menyampaikan bahwa kondisi ini sudah diantisipasi dengan cara berkoordinasi dengan pihak otoritas dan Airlines. 

"Sehingga kita harapkan jaminan terhadap kenyamanan penumpang tetap terjaga," jelasnya.

(rul/don)

Berita Terkait

Baca Juga