Bupati Yusuf Lubis Copot Ketua Baznas Pasaman

Bupati Yusuf Lubis Copot Ketua Baznas Pasaman Baznas

Covesia.com - Bupati Yusuf Lubis memberhentikan ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pasaman, Syafrizal Sf dari jabatannya.

"Buya Syafrizal diberhentikan Bupati Pasaman, Yusuf Lubis sesuai dengan Surat Keputusan (SK) terhitung pada tanggal 14 Februari 2020 lalu," terang Kabag Kesra Pasaman, Tedi Azwardi sebagai bagian yang paling dekat dengan Baznas Pasaman, Selasa (25/2/2020).

Namun Tedi Azwardi enggan mengomentari apa yang mendasari Bupati Yusuf Lubis mengeluarkan SK pemberhentian tersebut.

"Untuk kronologis permasalahannya saya tidak tahu. Tetapi keputusan tersebut diambil Bupati sudah sangat matang bahkan melinatkan seluruh stakeholder dalam rapat sebelumnya. Maaf saya tidak mau berkomentar banyak dalam hal ini, untuk lebih rincinya silahkan konfirmasi saja kepada Bapak Sekda atau Asisten I Pemkab Pasaman," tutupnya singkat.

Mendapati hal tersebut Covesia.com berulangkali berupaya menghubungi Sekdakab Pasaman, Mara Ondak maupun Asisten I, Mulyatmin melalui via telepon.

Namun tak kunjung diangkat. Bahkan chat WhatsApp yang ditujukan ke Asisten I, Mulyatmin pun tak kunjung dibalas. 

Akan tetapi untuk Asisten I, Mulyatmin sudah menjadi rahasia umum dikalangan wartawan Pasaman yang susahnya mintak ampun saat dihubungi awak media.

Tidak hanya sampai disitu, Covesia.com juga sudah berupaya mengkonfirmasi Ketua Tim Audit Internal Baznas Pasaman, MN. Soesilo yang saat ini menjabat sebagai kepala Dinas Perindagnaker Pasaman. 

Tetapi tak kunjung mendapat respon. Hanya saja anggota tim audit internal Baznas, M. Yasrin Syahputra yang membalas via chat WhatsApp dengan singkat tengah dalam acara.

Sebeagaimana diberitakan sebelumnya  hasil pemeriksaan Tim Audit Internal Badan Amil Zakat Nasional (Banznas) Pasaman dengan nomor : 20/ SAI-BAZNAS/IX/2019 dengan tanggal 16 September 2019 sekitar empat lembar itu memuat dengan sangat rinci temuan dana fantastis bernilai Ratusan Juta Rupiah yang belum dipertanggungjawabkan.

Dilembaran hasil pemeriksaan yang ditandatangani oleh tim audit internal itu ditemukan dana yang belum dipertanggungjawabkan sebesar Rp715.235.617,-.

Disamping itu ada juga disebutkan ada bon (utang) pribadi ketua Baznas Pasaman, Syafrizal dengan sistem pengambilan dua kali pada bulan Desember 2017 dan Januari 2018 sebesar Rp392.100.000,- dengan alasan untuk dana pembangunan Islamic Center di Rao Selatan.

Kemudian ada lagi bon pribadi Syfrizal sebesar Rp41.790.000,- dengan sistem pengambilan dua kali pada bulan Desember 2017 dan Januari 2018 yang wajib diganti secepatnya.

Tidak hanya sampai disitu, tim audit juga menemukan perbuatan melawan hukum dengan meminjamkan dana Baznas sekitar Rp223 Juta kepada perusahaan Kipang Pulut Ita Bonjol. 

Selanjutnya juga memberikan pinjaman kepada pejabat Pemda Pasaman masing-masing Rp50 Juta dan Rp10 Juta. Belum lagi perusahaan daerah PT. Equator Pasaman juga menerima pinjaman dari Baznas itu senilai Rp25 Juta. 

Ada lagi pembelian Al-Qur'an Baznas senilai Rp45 Juta yang tidak melalui persetujuan pimpinan Baznas. Beberapa temuan bersifat administratif juga turut dirincikan dalam lembar hasil pemeriksaan audit internal Baznas Pasaman tersebut.

Sampai berita ini diturunkan Covesia.com, tengah berupaya mengkonfirmasi secara jelas kepada Sekdakab, Asisten I, Tim Audit Internal Dan Ketua Baznas Pasaman.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga