Pengamat: Dilihat dari Kondisi Sekarang Aturan Jam Malam untuk Remaja di Padang Sangat Tepat, Tapi!

Pengamat Dilihat dari Kondisi Sekarang Aturan Jam Malam untuk Remaja di Padang Sangat Tepat Tapi Pengamat Sosial dan juga Sosiolog dari Universitas Negeri Padang (UNP), Erian Joni (Ist)

Covesia.com - Terkait rencana Pemerintah Kota Padang membuat aturan tentang batas jam remaja keluar malam, Pengamat Sosial dan juga Sosiolog dari Universitas Negeri Padang (UNP), Erian Joni melihat kalau untuk kondisi saat ini, menurutnya sangat tepat kebijakan tersebut. 

"Kondisi yang agak genting sekarang ini, menurut saya sangat tepat kebijakan itu dilakukan Pemkot Padang," sebut Erian Joni kepada covesia.com pada Sabtu (22/2/2020).

Lanjut Erian, mengingat meningkatkanya stadium kejahatan di jalanan yang notabenenya pelaku dan korbannya adalah anak usia remaja.

Namun menurutnya, kalau kebijakan ini diterapkan terus-menerus, tentu tidak baik untuk citra Kota Padang kedepannya. Karena bisa saja orang menilai Kota Padang, kota tidak aman.

"Bahkan dengan menerapkan jam malam tersebut, bisa saja orang membuat kesimpulan aparat penegak hukum di Kota Padang, tidak punya inisiatif untuk mengamankan warganya baik pagi, siang, sore ataupun malam hari," ungkapnya. 

Kemudian konsekuensinya, pandangan wisatawan terhadap Kota Padang juga bisa negatif. 

Selain itu kata Erian Joni, kalaupun Perda ini terimplementasikan, petugas di lapangan juga akan kesulitan mengontrol, ditambah lagi Satpol PP sebagai pengawal dan penegak Perda masih kurang, dan minimnya sarana prasarana pendukung.

"Jadi intinya, perubahan Kota Padang menjadi metropolitan harus disikapi secara bijak, seperti kondisi kota dengan segala permasalahannya dan dirancang arah kebijakan yang tepat menghadapi ancaman fisik maupun sosial," jelasnya. 

Sebelumnya, Pemkot Padang berencana dalam waktu dekat akan menetapkan Perda No 11 Tahun 2005 tentang Ketertiban Umum yang direvisi. Di dalam Perda tersebut dijelaskan bahwa remaja dilarang keluar malam lewat dari jam 23:00 WIB, kecuali didampingi oleh orang tua, jika tidak maka akan ditangkap oleh Satpol PP kota Padang.

(per)

Berita Terkait

Baca Juga