Dirjen Otoda Puji Pertumbuhan Kota Pariaman

Dirjen Otoda Puji Pertumbuhan Kota Pariaman Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Mendagri, Akmal.

Covesia.com - Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah, Mendagri, Akmal melihat pertumbuhan Kota Pariaman, luar biasa di bawah kepemimpinan Genius Umar. 

"Sudah hampir sepuluh tahun saya tidak ke Pariaman ini, tapi sekarang pertumbuahan Kota Pariaman, sangat luar biasa," kata Akmal saat mengunjungi kota tersebut pada Selasa (18/2/2020).

Menurutnya, Kota Pariaman ini tumbuh karena dua kepemimpinan, pertama dulu dizamannya Anas Malik, Pariaman ini tumbuh bagus menjadi kota yang bersih dengan kulturnya yang keras, kemudian sekarang ini. 

"Sekarang Pariaman tumbuh luar biasa di tengah kepala daerah harus mendorong antisipasi yang tinggi. Sebenarnya tidak banyak kepala daerah yang mampu ditengah kondisi masyarakat krisis sekarang ini, tetapi Kota Pariaman mampu," ungkapnya. 

"Jadi saya melihat pak Walikota Pariaman, Genius Umar ini sekarang hanya berenang di kolam yang kecil, sepertinya ia butuh kolam yang lebih besar, agar bisa membuat Sumbar lebih baik lagi kedepannya," sebutnya. 

Akmal menyebutkan, kemajuan pertumbuhan Kota Pariaman ini karena kepemimpinan Genius Umar yang out of the box atau berpikir di luar kotak, sehingga bisa memberikan banyak perubahan kepada kota ini. 

"Kami akan mendorong pemimpin yang kreatif, sebab itu intruksi dari menteri dalam negeri (Medagri) untuk mendukung kepala daerah yang mau berinovasi dan kreatif," katanya. 

Karena untuk membangun daerah tidak mampu hanya dengan dana APBD saja sebab dana terbatas. Maka kreaktifitas pemimpinlah yang diharapkan untuk mencari dananya.

Kemudian kata Akmal, seperti program Kota Pariaman, satu rumah satu sarjana tersebut, itu karena kreaktif pemimpinnya membuat program itu, tujuannya untuk menuntaskan angka kemiskinan maka harus diperbaiki dulu manusianya. 

"Karena kunci pembangunan itu dimanusia, bukan dipemdanya. Kalau manusianya sudah kreaktif nanti kota ini akan tumbuh dengan sendirinya," jelasnya. 

Kebanyakan pemimpin itu gagal sekarang ini, karena program yang dilakukannya hanya sesaat, jadi dana itu juga akan sesat didapat. Makanya pemimpin itu harus kreaktif, maka dana itu gampang didapatnya.

"Buatlah program yang jangka panjang, seperti pak Genius Umar ini," ujarnya. 

(pri)

Berita Terkait

Baca Juga