BPBD: Ada 9 Titik Lokasi Rawan Banjir dan Longsor di Bukittinggi dan Agam Timur

BPBD Ada 9 Titik Lokasi Rawan Banjir dan Longsor di Bukittinggi dan Agam Timur Apel kesiapan siagaan bencana di wilayah Bukittinggi dan Agam Timur, Sabtu (15/2/2020).

Covesia.com - Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) mengatakan ada sembilan titik lokasi yang rawan terjadi banjir dan longsor disaat musim penghujan. 

Kepala BPBD kota Bukittinggi, Ibentaro Samudera, Sabtu (15/2/2020) mengatakan sembilan titik itu lima di kota Bukittinggi dan tiga di Agam Timur. 

"Lima titik di Bukittinggi meliputi Pasar Bawah, Barumbuang, Pintu Kabun, Tarok, dan Pulai Anak Aia. Sedangkan tiga di bagian Agam Timur yakni Ngarai Sianok, Malalak, dan Baso," katanya. 

Ia menambahkan untuk lima titik di Bukittinggi rentan terjadi banjir jika hujan deras mengguyur kawasan itu ditambah satu lokasi ngarai perbatasan Bukittinggi dan Agam yang rawan longsor. 

Untuk tiga kawasan di Agam Timur seperti Ngarai sianok, Baso dan Malalak rawan terjadi tanah longsor di tambah Palupuh Agam dimana sejumlah titik dikawasan itu memiliki tebing sehingga dengan mudah bisa terjadi pergerakan tanah yang mengakibatkan longsor. 

Sementara itu, Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso mengatakan untuk mengantisipasi bencana itu pihaknya menyiagakan personil di setiap Polsek wilayah kerjanya selama 24 jam.

"Personil nantinya bisa diperbantukan dalam menangani bencana termasuk melakukan koordinasi dengan instansi terkait," ujarnya.

Pihak BPBD juga menyiagakan posko bencana serta menyiapkan alat berat jika kondisi bencana membutuhkan penanganan cepat. 

(deb/adi) 

Berita Terkait

Baca Juga