Terlibat Kasus Narkoba, Dua Orang Pemuda di Pariaman Diringkus Polisi

Terlibat Kasus Narkoba Dua Orang Pemuda di Pariaman Diringkus Polisi Rillis penangkapan dua orang pelaku penyalahgunaan narkoba di Pariaman (Foto: Peri)

Covesia.com - Dua orang pemuda diringkus jajaran Satnarkoba Polres Kota Pariaman, terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. Saat akan ditangkap  pelaku sempat berusaha kabur dan membuang barang bukti, tapi beruntung polisi bisa menggagalkannya. 

Hal itu disampaikan oleh Wakapolres Kota Pariaman, Kompol Yuhandri, pada Jumat (14/2/2020), dalam rilis penangkapan kedua pelaku di Mapolres Kota Pariaman.

Kompol Yuhandri mengatakan, kedua pelaku ini ditangkap pada Selasa (11/2/2020) sekitar pukul 13.00 WIB di Kampuang Jawa, Kecamatan Pariaman Tegah, Kota Pariaman.

Identitas kedua pelaku masing-masingnya yaitu, Dedi Eka Putra (35) warga Desa Rawang, dan Vicko Nanda Satria (27) warga Desa Pauah.

Dijelaskan Yuhandri, kronologi penangkapan kedua pelaku ini berawal dari informasi bahwa akan ada transaksi narkoba di tempat kejadian perkara (TKP) yaitu di Kampuang Jawa, Kecamatan Pariaman Tegah.

"Memastikan informasi tersebut, tim Satresnarkoba kami mendatangkan lokasi yang dimaksud, ternyata benar mereka melihat kedua pelaku ini berhenti di sebuah warung yang sedang tutup," katanya. 

Dilanjutkan Yuhandri, dilihat salah satu dari pelaku atas nama Dedi Eka Putra merupakan Target Operasi (TO) pihaknya dalam pengedaraan narkoba. Lalu anggota mendekati kedua pelaku tersebut dan mengamankannya.

"Saat akan ditangkap mereka sempat berusaha kabur, dan mencoba membuang barang bukti berupa sabu-sabu tersebut di selokan sekitar TKP, namun berhasil digagalkan anggota," ungkapnya.

Setelah itu, kedua pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Kota Pariaman, untuk dilakukan pengembangan kasus tersebut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan dengan Pasal 132 Ayat (1) Pasal 114 Ayat (1) Pasal 112 ayat (1)  Pasal 127 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun.

(per)



Berita Terkait

Baca Juga