Satu Unit Bus Rebah Kuda di Padang Pariaman, Empat Orang Penumpang Alami Luka Serius

Satu Unit Bus Rebah Kuda di Padang Pariaman Empat Orang Penumpang Alami Luka Serius Satu unit mobil mikro bus Isuzu milik PT Yudha Transport rebah kuda di jalan lintas Bukittinggi-Padang, KM 37.200, Kamis (13/2/2020)(Foto: dok.polres padang pariaman)

Covesia.com - Satu unit mobil mikro bus Isuzu milik PT Yudha Transport rebah kuda di jalan lintas Bukittinggi-Padang, KM 37.200. Kecelakaan itu terjadi berawal dari ban belakang bus pecah, sehingga pengemudi hilang kendali. 

Kejadian itu terjadi pada Kamis (13/2/2020) sekitar pukul 12.00 WIB, persis lokasi kecelakaan itu di depan MAN 1 Tapakis, Kecamatan Sintoga, Kabupaten Padang Pariaman.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Padang Pariaman, Iptu Indra K.S melalui kanit lakanya Ipda Rudi Candra membenarkan kejadian itu, menurutnya sebelum kejadian itu ban kanan bagian belakang bus mengalami pecah, sehingga pengemudi hilang kendali dan membuat bus rebah ke kanan jalan.

"Kemudian bus jurus Padang-Payakumbuh dengan nomor polisi BA 7069 MU tersebut juga melaju dengan kecepatan tinggi," sebutnya. 

Rudi Candra mengatakan, saat kecelakaan itu bus mengangkut empat orang penumpang. Sedangkan untuk pengemudi bus usai kejadian tidak ditemui lagi di lokasi kecelakaan. 

Identitas penumpang bus tersebut, atas nama Nadia Fista Raham (19) seorang mahasiswi asal Ampang Gadang, Ampek Angkek, Agam. Setelah kejadian mengalami tangan dan kaki luka lecet.

Kemudian Bayu Legianis (24) seorang mahasiswa, usai kejadian mengalami tangan luka robek. Seterusnya, M Defki (22) pekerjaan wiraswasta, alamat Jalan Banjir Kanal, Padang Utara, Kota Padang setelah kejadian mengalami tangan kanan patah, dan kaki luka lecet. 

Selanjutnya, M Ikbal Husaini (14) merupakan seorang pelajar, asal Guguk Padang, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Setelah kejadian mengalami tangan kiri luka lecet, kepala luka robek.

Terakhir, Nada Grasella (18) seorang mahasiswa, asal Jalan Sumur Rapek, Kota Bukittinggi, usai kejadian mengalami betis luka lecet.

"Keempat korban usai kejadian di bawa ke RSUD Padang Pariaman, untuk mendapatkan pertolongan," ucap Rudi.

Disebutkan Rudi, kerugian diperkirakan dalam kejadian itu ada sekitar Rp10 juta.

(per/don)

Berita Terkait

Baca Juga