137 Nama Mendaftar ke PPP untuk Pilkada 2020, 11 Antaranya Mendaftar Jadi Cagub dan Cawagub

137 Nama Mendaftar ke PPP untuk Pilkada 2020 11 Antaranya Mendaftar Jadi Cagub dan Cawagub Teks: Sekretaris Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumbar saat diwawancarai di Padang, Selasa (11/2/2020)(foto:Covesia/Aila)

Covesia.com - Sekretaris DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumbar, Amora Lubis menyebut saat ini PPP sudah mengantongi nama-nama yang mendaftar untuk pilkada kabupaten/kota maupun pilgub Sumbar. Setidaknya 137 nama mendaftarkan diri ke partai berlambang Kakbah tersebut.

"Saat ini sudah ada 137 nama yang mendaftar di PPP Untuk Calon Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati maupun walikota," ungkap Amora Lubis saat ditemui usai rakorwil PPP di Padang, Selasa (11/2/2020).

Ia menambahkan ada 11 nama untuk Cagub dan cawagub. Sedang untuk Bupati dan walikota ada 126 nama. Ia menyebutkan di Pesisir selatan ada 13 orang, Padang Pariaman 12 orang, Agam 11 orang, Tanah Datar 21, orang 50 Kota  10 orang, Kota Solok 6 orang, Sijunjung 10 orang, Pasaman 12 orang, Bukittinggi 4 orang, Pasbar 11 orang, Kab Solok 10 orang, Solsel  6 orang.

Lebih lanjut Amora mengatakan setelah tahap ini dilakukan bedah visi misi. "Setiap bakal calon akan ditanyakan apakah sudah punya partai yang akan mengusungnya. Sebab PPP gak bisa ngusung sendiri," jelasnya.

Tak hanya itu, bakal calon juga akan ditanya bagaimana komitmennya terhadap membesarkan partai. "Kita tak kenal mahar politik lagi,  namun namanya Pilkada membutuhkan tenaga orang, struktur organisasi untuk mengumpulkan dana," ujarnya.

Selain iti, kata Amora akan ditanyakan pada bacalon apakah sudah melakukan survei yang kredibel. "Setidaknya dia punya tim berjalan di masyarakat untuk mensosialisasikan mengetahui elektabilitas aksabelitas yang bersangkutan," jelasnya.

PPP sebagai partai Islam yang memperjuangkan nilai agama Islam baik di bidang pendidikan, sosial dan sebagainya, antara lain DPRRI melalui inisiatif anggota PPP menetapkan UU tentang pondok pesantren.

Dari hal tersebut apakah ada komitmen bacalon di daerah kalau ia jadi di daerah tersebut. "Sebab pesantren diberi kesempatan yang sama dengan sekolah umum. Kami mintak komitmen itu pada Bacalon," ujarnya.

Setelah dibedah visi misi DPC akan melaporkan kepada DPW 3 pasang kepala daerah. DPW akan rekomendasi kepada DPP termasuk partai koalisi untuk satu pasang. Itulah yang akan disampaikan KPU masing-masing.

Diharapkan proses ini bisa diketahui di bulan Maret.

Sedangkan untuk peluang kader, beberapa nama akan maju di pilkada mendatang. Misalnya, Hariyadi calon Bupati di Agam, Amora Lubis calon wakil Bupati di Pasaman barat, Iraditallah, wakil Bupati Sijunjung, Hasbi Padang Pariaman wakil Bupati. Manwar anas pessel, dan lain sebagainya.

"Semoga Pilkada serentak ini bisa dijadikan batu lompatan meraih keberhasilan di pemilu 2024 dan PPP kembali meraih dukungan masyarakat," harapnya.

(lia/adi)

Berita Terkait

Baca Juga