Modus Meminjam, Sepasang Kekasih di Padang Gelapkan Sepeda Motor para Korbannya

Modus Meminjam Sepasang Kekasih di Padang Gelapkan Sepeda Motor para Korbannya Sepasang kekasih pelaku penggelapan sepeda motor korbannya yang baru mereka kenal, yang berhasil diamankan Jajaran Polsek Koto Tangah, kota Padang, Rabu (12/2/2020)(Foto: dok.polsek)

Covesia.com - Diduga menggelapkan sepeda motor para korbannya dengan modus berpura-pura meminjamnya, sepasang kekasih di Kota Padang, Sumbar, diringkus polisi di salah satu warnet di wilayah Kecamatan Koto Tangah, di daerah itu, pada Rabu dini hari (12/2/2020) sekitar pukul 01.30 WIB. 

Indentitas kedua pelakunya, untuk pria atas nama Chendea Peldi (21) merupakan warga Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Sedangkan kekasihnya atas nama Armita Sari Indra (20) merupakan warga Kabupaten Padang Pariaman. 

Kapolsek Koto Tangah, Kompol Rico Fernanda membenarkan penangkap tersebut. Menurutnya kedua pelaku diamankan sesuai dengan dua laporan polisi yaitu, Laporan Polisi Nomor : LP/99/B/II/2020/Sektor. Tgl 11 Februari 2020 dan Laporan Polisi Nomor : LP/99/B/II/2020/Sektor. Tgl 11 Februari 2020.

"Mereka ini menggelapkan sepeda motor korbannya dengan berpura-pura meminjamnya kepada para korban yang baru dikenal di tempat kejadian perkara (TKP), alasan untuk membeli makanan atau minuman," kata Kompol Rico Fernanda saat dihubungi covesia pada Rabu (12/2/2020).

Lanjut Rico, dari laporan polisi yang masuk pelaku ini sudah dua kali melakukan aksinya. TKP nya, di sebuah warnet di jalan Adinegoro Kelurahan Batang Kabung, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. 

"Kemudian di Wisma Pasir Jambak (Dangau Mande), Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah,  Kota Padang," sebutnya. 

Rico mengatakan, kronologis penangkapan pelaku ini berawal dari laporan korbannya melihat kedua pelaku sedang berada di sebuah Warnet Red di simpang Asrama Haji Padang. Kemudian korban menghubungi Polsek Koto Tangah untuk dilakukan Penangkapan.

"Dalam penangkapan itu juga dibantu oleh anggota Sat Brimob Polda Sumbar, yang saat itu melaksanakan patroli. Tidak ada perlawanan dalam penangkapan itu," jelasanya. 

Dikatakan Rico, untuk barang bukti kendaraan tersebut sudah sempat dijual pelaku kepada orang lain yang telah berhasil ditangkap dan dimintai keterangannya. 

"Barang bukti yang diamankan dalam penangkapan itu dua unit sepeda motor," ungkapnya. 

(per/don)


Berita Terkait

Baca Juga