Pemasok BBM untuk Tambang Ilegal di Pasaman Dibekuk, Polisi Sita 5 Jeriken Solar

Pemasok BBM untuk Tambang Ilegal di Pasaman Dibekuk Polisi Sita 5 Jeriken Solar Pelaku ISH (55) warga Sinuangon, Jorong Sinuangon, Nagari Cubadak, Kecamatan Duo koto, Pasaman yang diringkus Polres Pasaman, Senin (10/2/2020). Sumber: istimewa

Covesia.com - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat meringkus seorang pelaku yang diduga pemasok bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk aktivitas tambang Ilegal di Kecamatan Dua Koto.

Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya mengatakan pelaku berinisial ISH (55) warga Sinuangon, Jorong Sinuangon, Nagari Cubadak, Kecamatan Duo koto, Pasaman. 

"Pelaku melakukan penyalahgunaan niaga dan distribusi BBM bersubsidi jenis solar untuk kebutuhan alat berat dalam aktivitas tambang ilegal di Jorong Sinuangon, Nagari Cubadak, Kecamatan Dua Koto," terang AKBP Hendri Yahya, Senin (10/2/2020).

Pelaku diringkus di Jalan Raya Lintas Panti Simpang Empat-Silalang Jorong Purnama, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo koto, Pasaman sekitar pukul 07.55 WIB, Senin (10/2/2020) pagi.

"Pelaku ditangkap sesuai dengan Laporan Polisi (model A) Nomor: LP/02/II/2020/Sek-Dk. Dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa 5 jeriken dengan isi sekitar 32 liter solar bersubsidi. Kemudian satu unit mobil Avanza warna perak dengan nomor polisi BA 1724 DT," tambahnya.

Pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Polres Pasaman untuk kepentingan proses hukum lebih lanjut.

"Pelaku melanggar Pasal 55 Undang-Undang nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi. Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman minimal 6 tahun penjara," katanya.

Sementara, dalam kasus ini Polres Pasaman masih melakukan pengembangan terhadap oknum pelaku tambang ilegal di Kecamatan Dua Koto yang melibatkan pemasok BBM bersubsidi itu.

Sebelumnya, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat juga sudah membekuk dua pelaku kasus penyalahgunaan niaga atau penggunaan BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar yang diduga juga untuk kepentingan aktivitas tambang ilegal di Kecamatan Dua Koto.

Kedua pelaku masing-masing berinsial ES (40) dan FZ (24) warga Jorong Tiga Muara, Nagari Cubadak, Kecamatan Duo Koto. Kedua pelaku diringkus Jalan Umum daerah Nagari Panti, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman masing-masing sekitar pukul 10.30 WIB dan 13.00 WIB, 28 Januari 2020.

Dari tangan kedua pelaku turut diamankan sejumlah BBM Bersubsidi sekitar 19 jeriken besar.

Polres Pasaman juga mengamankan satu unit mobil Mitsubishi Colt 120 SS warna hijau, nomor polisi BA 1740 DU dan satu lembar STNK mobil BA 1740 DU. Kemudian satu unit mobil Mitsubishi L 300 nomor polisi BA 8227 DC dan satu lembar STNK mobil BA 8227 DC yang digunakan kedua pelaku untuk melansir BBM bersubsidi tersebut.

(hri/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga