KPU Bukittinggi Sebut Hasil Putusan DKPP RI Tidak Pengaruhi Pileg 2019

KPU Bukittinggi Sebut Hasil Putusan DKPP RI Tidak Pengaruhi Pileg 2019 Benny Aziz Komisioner KPU Bukittinggi (Foto: Deby)

Covesia.com - Komisi pemilihan umum (KPU) kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menyebut hasil putusan DKPP RI terhadap pencopotan jabatan Ketua KPU dan peringatan keras terhadap dua komisioner tidak mempengaruhi hasil putusan pemilihan legislatif 2019.

Komisioner KPU Bukittinggi Beny Aziz, Sabtu (25/1/2020) menyampaikan putusan DKPP RI yang dijatuhkan kepada ketua KPU dan komisioner adalah berkaitan dengan etika penyelenggara pemilu. 

"Tidak ada hubungannya sama sekali dengan proses administrasi pemilu maupun hasil pemilu," tegas Benny Aziz. 

Dijelaskan Benny, putusan DKPP terhadap KPU Bukittinggi, secara materil sama sekali juga tidak menunjukkan ada kaitan dengan proses administrasi maupun hasil pemilu 2019. 

"Jadi, kalau ada yang berupaya menjadikan putusan DKPP untuk mengubah hasil pemilu atau mempertanyakan proses penyelenggaraan pemilu, hal tersebut merupakan sangat tidak tepat," ungkapnya. 

Ia menerangkan salah satu prinsip penting di dalam penyelenggaraan pemilu adalah kepastian hukum. Seluruh rangkaian pemilu 2019 sudah selesai. Termasuk juga proses sengketa perolehan suara dan penetapan perolehan kursi partai politik.

"Oleh sebab itu, tidak tepat lagi jika masih mempersoalkan perolehan kursi, ditengah anggota DPRD yang sudah dilantik," tambahnya. 

Benny Aziz menyampaikan kota Bukitinggi akan melaksanakan pemilihan di tahun 2020. Tahapannya sudah mulai berjalan. Akan lebih baik, tenaga dan pikiran kita, penyelenggara pemilu, partai politik, dan masyarakat, difokuskan untuk mensukseskan pemilihan serentak ini, yang akan dilaksanakan tanggal 23 September 2020.

(deb) 

Berita Terkait

Baca Juga