Kapolres Pariaman: Belum Ada Korban yang Melaporkan Terkait Organisasi IMD

Kapolres Pariaman Belum Ada Korban yang Melaporkan Terkait Organisasi IMD Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan (Foto: Peri/Covesia)

Covesia.com - Hingga saat ini, belum ada warga di Kota Pariaman, Sumbar yang melapot ke polisi terkait aktivitas organisasi Indonesia Mercusuar Dunia (IMD) yang ada di Desa Sikapak Timur, Pariaman Utara.

"Belum ada korban yang melapor ke kami sampai saat ini," kata Kapolres Kota Pariaman, AKBP Andry Kurniawan, Kamis (23/1/2020). 

Baca juga: Diduga Lakukan Penipuan, Organisasi IMD di Pariaman Resahkan Warga

Dia mengatakan, meskipun diduga organisasi ini ada tidak penipuan, namun pihaknya belum memproses secara hukum, sebab belum ada warga yang melapor dirugikan tas aktivitas organisasi tersebut. 

"Kalau terkait legalitas ormas apakah terdaftar atau tidak, silahkan konfirmasi ke Kesbangpol," sebut Andry.

Dikatakan Andry, penertiban terhadap ormas yang tidak terdaftar tersebut bisa dilaksanakan Kesbangpol bekerjasama dengan Satpol PP.

"Tapi kalau Polri diminta oleh Satpol PP untuk backup maka kita akan bantu," ujarnya. 

Sebelumnya, Wali Kota Pariaman, Sumatera Barat, Genius Umar menyebutkan, pada Kamis (23/1/2020) dalam rapat di Desa Sikapak Timur, Kecamatan Pariaman Utara, kepada dinas terkait untuk menghentikan kegiatan organisasi tersebut.

Menurutnya, aktivitas IMD hanya modus penipuan saja, seperti yang sudah sering terjadi di sejumlah daerah lain di Indonesia, seperti Keraton Agung Sejagat. 

Genius juga menyampaikan, organisasi IMD ini berpusat di Karawang, Jawa Barat, dan berdasarkan informasi, pimpinannya merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) bernama Djuanda.

Genius menegaskan, organisasi ini harus dibubarkan di Kota Pariaman, karena tidak terdaftar di Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di kota itu. Maka semua yang berhubungan dengan IMD harus dibuang, seperti spanduk yang terpasang harus dibuka.

(per/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga